Oleh : Erna Marlina Kartika
Ibu Rumah Tangga
Di kutip dari berita online
FOKUS SATU..ID,SOREANG,tgl 6 Mei 2025. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan pesan pada saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional ,anak sekolah TK,SD,dan SMP dilarang membawa handphone ke dalam ruangan.Karena akan mengganggu kegiatan belajar.Disamping itu juga Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung mengapresiasi dan mendukung dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait jika ada siswa sekolah yang nakal akan di masukan ke barak .
Bupati menghimbau kepada orangtua untuk selalu diawasi,diwaspadai,gaul anaknya sendiri supaya di jadikan anak-anak yang berkwalitas untuk bangsa dan negara kita.
Pendidikan pada anak merupakan salahsatu hal penting yang harus di perhatikan.Usia anak - anak merupakan masa masa emas untuk membentuk karakter dan membangun serta melatih kemampuan fisik kognitif,bahasa, seni,sosial emosional,spiritual,disiplin,konsep diri dan juga panca indra.Sebagaimana tercantum dalam Al Qur'an Surat An Nahl ayat 78 yang berbunyi:"Dan Alloh mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun ,dan Dia memberi kamu pendengaran,penglihatan dan hati agar kamu bersyukur."
Ayat diatas menjelaskan bahwa manusia terlahir ke dunia dalam keadaan tidak mengetahui apa apa ,namun Alloh telah memberikan anak potensi pendengaran ,penglihatan dan hati agar di gunakan untuk mengetahui banyak hal.
Menurut Burhan Nudin S.Pd.I.M.Pd.I Pendidikan dapat diartikan sebagai sebuah usaha membimbing dan mengarahkan seseorang untuk menjadi lebih baik.Pendidikan juga bertujuan mengembangkan potensi potensi yang telah di karuniakan Alloh kepada setiap manusia secara optimal dan maksimal.
Pendidikan dapat bersumber dari 3 aspek lingkungan yaitu keluarga,sekolah dan masyarakat.Islam memberikan pandangan bahwa pendidikan anak bermula dari keluarga ,orangtua memiliki peran penting dalam mendidik mengarahkan dan mengajari anak .Pendidikan akhlak pada anak juga di pengaruhi oleh lingkungan sekolah dan masyarakat daerah tempat tinggalnya.
Beliau juga memaparkan bahwa konsep perkembangan pendidikan pada anak dalam Islam menitikberatkan pada konsep tarbiyah dan ta'dib.Pendidikan pada konsep tarbiyah adalah perlakuan kasih sayang untuk menumbuhkan rasa berdaya,kemandirian,keterampilan dan menyelsaikan pekerjaan rumah ,sedangkan pendidikan konsep ta'dib mengacu pada penerapan nilai nilai seperti sikap disiplin dan tertib sebagai contoh dapat di terapkan dengan pembiasaan sholat tepat waktu.
Ironisnya kondisi saat ini , Sistem Kapitalisme lah yang di terapkan dengan segala kebebasannya yang telah merampas hakikat pendidikan .Pendidikan militer bukan solusi yang tepat untuk mengembalikan anak- anak pada fitrahnya yang memiliki karakter yang baik dan berjiwa pejuang, tetapi dengan menerapkan pendidikan persfektif islam secara efektif yang harus di dapatkan anak - anak sejak kecil .
Secara garis besar ajaran islam terdiri dari 3 pendidikan yaitu pendidikan akidah,ibadah dan akhlak.Hal ini selaras dengan yang telah diajarkan Lukmanul Hakim kepada anaknya dan menjadi contoh yang harus kita teladani.
Pendidikan dalam persfektif islam adalah pendidikan yang di pahami dan dikembangkan dari ajaran dan nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam sumber Al Quran dan As Sunnah ,Dalam hal ini akan dapat terwujud dalam naungan Khilafah Islamiah.
Wallahu'alam bishawwab

No comments:
Post a Comment