Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maraknya hubungan sedarah runtuhnya sistem keluarga dalam sistem sekuler

Wednesday, May 21, 2025 | Wednesday, May 21, 2025 WIB
Maraknya hubungan sedarah runtuhnya sistem keluarga dalam sistem sekuler


Oleh Ida Alfi 

(aktifis dakwah)


Sungguh sangat mengerikan fenomena inces di tengah masyarakat kita yang penduduknya lebih dari 80% beragama Islam. sangat jauh dari klaim negara religius. Gambaran keji ini menunjukkan adanya pengabaian negara terhadap aturan agama maupun masyarakat. Masyarakat dibiarkan hidup bebas tanpa aturan. Demi kepuasan individu oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu membuat grup yang mengajak bahkan mempertontonkan hubungan sedarah yang itu adalah haram hukumnya dalam agama. Bahkan perilaku yang demikian itu laksana binatang yang tidak mengenal aturan. Keluarga telah rusak dibuatnya bahkan keluarga muslim semakin banyak yang telah runtuh. Grup FB yang menggugah hubungan sejenis atau insert itu membuat geram masyarakat 30 situs telah dihapus oleh META. Untuk menindak lanjuti kasus ini . Baik polisi maupun KPA komisi perlindungan anak segera bergerak untuk menangkap pelakunya. Mereka bisa dijerat dengan undang-undang informasi dan transaksi elektronik. Selain itu mereka juga bisa dijerat dengan undang-undang perlindungan anak pada hari Selasa 20 Mei 2025 baris krim polri bersama Polda metro jaya telah berhasil menangkap enam orang pelaku mereka ada yang ditangkap di Pulau Jawa juga ada yang ditangkap di pulau Sumatera.



Inilah buah penerapan sistem sekuler kapitalis yang tanpa melibatkan agama dalam kehidupan maka yang berkuasa adalah hawa nafsu dan akal manusia yang begitu lemah dan juga menyesatkan membuat rusak dan merusak sistem kehidupan. Sistem kapitalis dan liberalisasinya yang memisahkan agama dengan aturan kehidupan menjadikan rusaknya sendi-sendi kemuliaan manusia. Walaupun telah dibuat undang-undang yang bisa menjerat pelakunya tetapi tidak bisa membuat jera karena hukuman atau undang-undang itu tidak menyasar kepada agar masalahnya. 

Negara terkadang secara tidak langsung justru merusak keluarga melalui kebijakan yang telah dibuatnya. Negara juga lalai dalam menjaga sendi-sendi kehidupan keluarga. 


Sangat berbeda dengan sistem Islam. Islam adalah jalan hidup yang benar yang shahih. Yang mengatur semua urusan manusia dalam segala hal. Islam juga menjadikan rakyat sebagai pelaksana  hukum syara yang diberlakukan sanksi-sanksi kalau melanggarnya . Oleh karena itu Islam mewajibkan negara untuk mengurus kepentingan rakyat dalam semua aspek kehidupan . Termasuk juga menjaga keutuhan keluarga dan norma-norma keluarga dalam sistem sosial yang sesuai dengan Islam. 


Islam menetapkan bahwa hubungan sedarah adalah sebagai satu keharaman yang wajib dijauhi. Negara dalam hal ini juga menyiapkan berbagai langkah pencegahan termasuk membangun kekuatan iman dan takwa bagi rakyatnya. Serta menutup semua celah untuk tidak terjadinya keburukan di dalam masyarakat. Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah adanya Amar ma'ruf nahi mungkar saling mengingatkan dan saling menasehati dalam menjaga kemuliaan manusia.

Adanya sanksi yang tegas yang diberlakukan akan membuat jera yang lain dan menjadi penebus dosa bagi pelakunya. Masyarakat akan berpikir seribu kali untuk melakukan hal-hal yang melanggar aturan agama dengan adanya sanksi yang tegas dari negara. Kesucian keluarga akan terjaga jika negara menerapkan sistem Islam. Karena hanya Islam yang mengatur aturan kehidupan dalam segala aspek. 

Peran media juga sangat penting dalam hal ini, untuk melarang dan memberantas bibit-bibit perilaku buruk agar umat jauh dari pelanggaran hukum syara. Media dalam hal ini akan memberitakan hal-hal yang baik atau mengedukasi rakyat sehingga rakyat  akan paham mana yang boleh atau mana yang tidak boleh dilakukan. Islam adalah solusi yang paripurna.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update