Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Indonesia gelap terangkan dengan Cahaya islam

Friday, May 02, 2025 | Friday, May 02, 2025 WIB Last Updated 2025-05-02T15:52:56Z
Indonesia gelap terangkan dengan Cahaya islam


Oleh : Pujiana, S.Pd

Aktivis Dakwah


Memasuki tahun kepemimpinan pemerintahan terbaru warga negara sedang berharap harap dengan perubahan dari janji janji kampanye pemimpin yang sudah terpilih. Tetapi ibarat pepatah semua itu jauh panggang dari api. Inilah realitas yg dihadapi oleh Masyarakat. Narasi dan aksi “Indonesia gelap” yang di prakarsai oleh mahasiswa telah menjadi puncak kekecewaan Masyarakat dengan kondisi yang terjadi pada bangsa ini.


Bertepatan dengan pelantikan kepala daerah serentak yang berpusat di istana Kepresidenan, Jakarta, kamis (20/2/2025). Ribuan mahasiswa menggelar aksi kelanjutan dari aksi sebelumnya pada hari senin (17/2/2025). Aksi mahasiswa tidak hanya di Jakarta tetapi aksi serupa juga berlangsung di berbagai kota besar lainnya dari berbagai latar belakang almamater kampus baik negeri dan swasta.


Kebijakan penuh kontra


Hal  yang paling disorot oleh peserta aksi adalah program makan siang bergizi (MBG). Awalnya anggaran untuk program ini adalah 71 triliun pada tahun 2025. Tetapi untuk mencapai target 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun, diperlukan tambahan dana 100 triliun, sehingga total anggaran adalah 171 triliun. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebutkan bahwa anggaran MBG bisa mencapai 420 triliun per tahun. Sayangnya program ini didanai melalui efisiensi atau pemotongan anggaran disektor lain termasuk Pendidikan tinggi.


Kekhawatiran dari pemotongan anggaran ini akan berdampak pada ketimpangan dari sektor lainnya dan berdampak pada menurunnya kualitas . Sehingga mereka memaksa untuk membatalkan kebijakan pemotongan anggaran tersebut. Selain itu ada 13 tuntutan mahasiswa kepada presiden Prabowo. 1. Pendidikan gratis, 2. Cabut proyek strategis Nasional, 3. Tolak revisi undang undang minerba, 4. Hapuskan multifungsi ABRI, 5. Sahkan RUU Masyarakat adat, 6. Cabut intruksi presiden no. 1 tahun 2025, 7. Evaluasi program MBG, 8. Realisasi anggaran tunjangan kinerja dosen, 9. Pengesahan perpu perampasan asset bagi koruptor. 10. Tolak revisi UU TNI, POLRI dan Kejaksaan, 11. Efisiensi cabinet merah putih, 12. Tolak revisi peraturan DPR, 13. Reformasi kepolisian RI.


Kegelapan dalam aturan kapitalisme


Sikap Masyarakat yang diwakili oleh mahasiswa menandakan kondisi bangsa ini yang sedang tidak baik adalah kegagalan mabda kapitalis dalam mengatur kehidupan manusia. Di dalam Al Qur’an kata gelap itu disebut “Zhulumaat” artinya kedzoliman disebut sebagai Zhulumaat yawmal kiamah (kegelapan pada hari kiamat). Jadi dalam konteks kondisi kekinian kitab bisa melihat Indonesia berada dalam kegelapan karena tindak kedzaliman yang teramat banyak. 

Misalnya kondisi ekonomi Indonesia sangat buruk dan mengkhawatirkan. Utang Indonesia mencapai 8400 triliun. Angka pengangguran terus meningkat sementara pada angka 7,47 juta orang data tahun 2024. Banyak PHK masal yang ditandai dengan tutupnya perusahaan besar. Jumlah masyarakat miskin pada angka 24 juta jiwa. Beban masyarakat terus bertambah dengan berbagai kenaikan tarif pajak PPN 12% dan nilai tukar melemah akibat inflasi menjadikan harga harga terus melonjak naik.


Permasalahan perpolitikan Indonesia juga tidak kalah peliknya. Gaya pemerintah hari ini adalah duplikat dari gaya pemerintahan sebelumnya. Bahkan dengan terang terangan tindakan balas budi atas pencapaian kekuasaan yang diterima hari ini. Sehingga hal wajar jika apa yang terjadi hanya pergantian pemain dalam dinamika politik yg ada di negeri ini.


Pelanggaran oleh oknum penegak hukum yang sudah tidak malu melakukan tindak suap menyuap. Misal kasus suap CPO tiga hakim menjadi tersangka kasus suap sejumlah 60 milyar. Kasus korupsi yang terus menggurita dan menjadi bukti kegelapan dalam pengaturan bangsa yang didasari oleh ideologi buatan manusia.


Dunia Pendidikan dan Kesehatan juga terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran. Banyak guru dan nakes honorer yang tidak bisa melanjutkan tugas dan pengabdian mereka. Padahal kita ketahui Bersama Pendidikan dan Kesehatan adalah hajat hidup yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia.


Akan sangat banyak persoalan Ketika mabda kapitalisme menjadi landasan dalam mengatur tatanan negara dan pandangan hidup manusia. Krisis multidimensi yang membuat kegelapan terus menerus dan berkelanjutan. Berganti rezim juga bukan Solusi begitu juga jargon “kabur aja dulu” yang sempat jadi trend anak muda. Mengakhiri kegelapan harus dengan meninggalkan sumber kegelapan.


Terangi dengan Cahaya islam


Ungkapan dari kegelapan menuju cahaya adalah harapan baru dalam kondisi bangsa dan dunia hari ini yang gelap. Harapan masyarakat hari ini hanya bisa di wujudkan dalam aturan syariah Islamiyah. Tidak menyekutukan aturan Allah dengan aturan buatan akal manusia.


Ketimpangan dalam setiap lini kehidupan hanya bisa selesai dengan aturan Allah. Baik dari segi ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan kesehatan. Allah telah memberikan aturan yang kompleks sesuai dengan kebutuhan manusia. Dan harapannya manusia dapat Amanah dalam memberlakukan aturan itu. Karena sesungguhnya setiap pemimpin akan di minta pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin. Perlakuan adil hanya bisa di laksanakan dalam aturan islam.


Untuk itu perubahan sesungguhnya harus secara kaffah menyeluruh. Sebab Cahaya itu hanya ada dalam Islam. Allah SWT berfirman yang artinya : _Allah pelindung orang orang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya iman. Orang kafir dan para pelindungnya ialah setan. Mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan. Mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya._ QS. Al Baqaroh : 257


Wallahua’lam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update