Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ramadhan Banjir melanda, Bagaimana Bisa Khusyuk Bertaqwa?

Monday, March 10, 2025 | Monday, March 10, 2025 WIB


Oleh: Syafiah ST. Spd.


Bulan Ramadhan yang lama dinanti kaum muslimin, didalamnya banyak orang-orang ingin memperbanyak amal ibadah dengan khusyuk. Mengharap pahala dan ampunan Allah, sebagaimana dikatakan 

"Ketika bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu."


Juga Sungguh mulia bulan Ramadhan, karena bulan di turunkan Al-Qur'an, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)."


Seharusnya seluruh kaum muslimin bergembira berada dibulan Ramadhan ini, namun justru malah masyarakat diterjang banjir. Banyak rumah-rumah terendam banjir. Perabotan,kendaraan dan pakaian-pakaian rusak di terjang dahsiatnya banjir yang melanda berbagai kota di Indonesia, seperti banjir yang terjadi di Bekasi. Banjir besar di Bekasi merendam kawasan Mal Mega Bekasi. Setelah 3 hari berlalu, genangan air banjir masih terlihat di area parkiran. Banyak pelaku usaha merugi ratusan juta karena dilanda banjir ini.


Apa yang menyebabkan banjir?

Banjir di Bekasi ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari peningkatan aliran air di permukaan dan penurunan kemampuan tanah untuk menyerap air. Selain itu, perubahan iklim turut memengaruhi pola banjir Bekasi lewat intensitas dan frekuensi hujan yang terjadi.

Tidak hanya sekedar fenomena alam, ini juga pasti diakibatkan ulah tangan manusia. Sering kali tanpa berfikir panjang menghabisi hutan demi kepentingan sesaat untuk para kapitalis dan oligarki.


 Ditambah lagi peraturan pemerintah yang sangat tidak pro dengan rakyat. Mereka rela menghabisi dan merusak bumi, demi kepentingan materi (uang) sesaat. Bekerja sama dengan para oligarki yang justru mereka datang hanyalah untuk kepentingan bisnis atas nama investasi atau kerjasama lainnya, tanah, laut, tambang mereka habisi dengan kalapnya.


 Dalam Islam kaum muslimin berserikat :

“Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal : air, padang rumput [gembalaan], dan api.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah).


Dan pengurusan ini didalam islam harus diurus negara, dan hasilnya diberikan kembali kepada Rakyat. Negara tidak boleh memberikan kepengurusan ini kepada swasta ataupun perorangan. Sehingga kerusakan, bumi yang mengakibatkan banjir dan longsor sangat minim terjadi. 

Tetapi karena Ketiadaan payung Khilafah 

( pemimpin Islam) pasca keruntuhannya pada 1924,  membawa dampak buruk yang luar biasa. Oleh karenanya, datangnya Ramadan semestinya menjadi momentum untuk mengembalikan kemuliaan umat Islam di dunia. 

Caranya adalah dengan mengukuhkan kembali ketakwaan melalui aktivitas ketaatan terhadap syariat Islam dalam seluruh bidang kehidupan. Wallahu a'lam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update