Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Darurat Pornografi Pada Anak

Tuesday, October 01, 2024 | Tuesday, October 01, 2024 WIB

 

Oleh Nita Fadilah

Aktivis Muslimah

 

Saat ini pornografi bukan lagi sesuatu yang sulit diakses. Dengan perkembangan teknologi konten pornografi bisa diakses siapa saja. Termasuk anak-anak, hanya dengan beberapa klik saja hal ini menjadi sangat menghawatirkan karena dampaknya yang begitu merusak. Kecanduan pornografi pada anak tidak hanya memengaruhi kesehatan mental dan emosional, tetapi juga memengaruhi perkembangan perilaku dan nilai-nilai moral mereka.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, kasus menyayat hati. Dilansir dari Jakarta, CNN Indonesia — Empat remaja di bawah umur di Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, memperkosa dan membunuh seorang siswi SMP berinisial AA (13). Kapolrestabes Palembang Kombes Haryo Sugihhartono menyebut jasad korban ditinggalkan keempat pelaku di sebuah kuburan Cina, pada Minggu (1/9) sekitar pukul 13.00 WIB.

Empat pelajar jadi tersangka, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu masih duduk di bangku SMP dan SMA. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan Kombes Anwar Reksowidjojo mengatakan keempat bocah itu terbukti merencanakan pemerkosaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.” Rabu (4/9).

Berdasarkan pemeriksaan, keempat remaja itu mengaku melakukan pemerkosaan itu untuk menyalurkan hasrat usai menonton video porno. IS punya sejumlah video porno di ponselnya. IS mengaku sempat menonton film tersebut sebelum memerkosa dan membunuh korban. “Kami telah menyita bukti yang ditemukan di HP milik pelaku. Ditemukan beberapa video cabul (film porno) yang telah dikumpulkan IS (pelaku utama),” kata Haryo, Kamis.Sebelum mengajak AA bertemu, IS sudah terlebih dahulu berkumpul dengan tersangka MZ, NS dan AS di rumahnya.

Sungguh miris, menunjukan makin suramnya potret generasi saat ini. Generasi yang seharusnya menyibukkan diri dalam mengejar ilmu, mengasah potensi diri. Mengejar cita-cita dan membina diri menjadi pribadi yang bertakwa, hingga menjadi bagian dari pembangun peradaban mulia. Tontonan yang jadi tuntunan, perilaku brutal tak bermoral, hidup serba bebas dan dituntut oleh hawa nafsu akibat dari penerapan sistem sekuler kapitalis dalam kehidupan.

Hal ini tentu juga berkaitan dengan media yang makin liberal dan dengan landasan materi, makin menjauhkan generasi dari jati diri seorang muslim. Sementara tidak ada keseriusan dari negara menutup konten-konten pornografi demi melindungi generasi, bukti negara sudah sangat abai dengan generasi muda.

Inilah jika hidup di sistem kapitalis sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan menjadikan pola pikir dan pola sikap manusia makin jauh dari aturan agamanya.

Berbeda jika diterapkan sistem Islam. Aturan Islam yang menjadikan syariat sebagai sistem bermasyarakat dan bernegara, serta mewajibkan pencegahan terjadinya kerusakan generasi. Melalui aturan penerapan Islam dalam berbagai aspek kehidupan, diantaranya pendidikan Islam, media islami, hingga sistem sanksi yang menjerakan. Negara memiliki peran besar dalam hal ini sebagai salah satu pilar tegaknya aturan Allah.

Waktunya untuk generasi muda mengkaji Islam secara kaffah. Mengokohkan pemahaman Islam dan keimanan. Sistem Islam bisa membangun pendidikan dengan sempurna, karena Islam adalah solusi yang benar sesuai fitrah manusia.

Sistem Islam mampu membangun generasi menjadi generasi yang produktif yang berkepribadian Islam yang mulia.

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update