Oleh : Picomm
(Aktivis Muslimah)
Dilansir dari media online Detik Finance bahwa jumlah orang yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) meningkat di tahun ini. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), jumlahnya sepanjang Januari sampai 26 September 2024 hampir mencapai 53.000 orang.
“Total PHK per 26 September 2024 52.993 tenaga kerja. (Dibandingkan periode yang sama tahun lalu) meningkat,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker Indah Anggoro Putri kepada detikcom Kamis (26/9/2024).
Sungguh mencengangkan, badai PHK masih terus berlanjut hingga membawa dampak yang sangat besar bagi rakyat, khususnya rakyat kecil. Entah kepada siapa lagi mereka harus menggantungkan keberlangsungan hidup nya di tengah abai dan sibuknya para penguasa dalam kontestasi pemilihan jabatan.
Semua terjadi karna penerapan sistem kapitalisme yang telah merampas hak rakyat. Bukan lagi rahasia bahwa penguasa dan pengusaha ini bersekongkol untuk membuat rakyat kecil semakin menderita. Hal itu terbukti dari PHK yang terjadi secara terus menerus sehingga angka pengangguran semakin tinggi.
Di tengah harga bahan pokok yang semakin menanjak, kini para ayah sedang tertekan dengan badai PHK yang terjadi. Tak heran jika banyak kepala keluarga yang tega melakukan tindak kriminalitas terhadap keluarganya sendiri, karna merasa tertekan, stres dan despresi dengan hidup yang di jalani nya.
Begitulah gambaran hidup yang di jalani dalam penerapan sistem kapitalisme sekuler yang terasa begitu nyata dan terjadi di tengah-tengah kita.
Berbeda dengan Islam, sebagai aturan yang sempurna yang datang dari sang pencipta, Islam adalah pemecah segala problematika manusia. Rasulullah saw telah memberi contoh kepada kita bagaimana hidup dalam Daulah Islamiyyah dengan menerapkan Syari’at Islam. Rakyat hidup dalam jaminan keamanan, kesehatan dan pendidikan. Negara betul-betul memastikan agar rakyat terpenuhi hak-hak nya.
Negara memang punya tanggung jawab menjamin kehidupan rakyatnya termasuk memberikan lapangan pekerjaan. Solusi yang diberikan Nabi saw. amat luar biasa. Beliau menjaga kemuliaan pria anshor dengan menyuruhnya menjual aset yang dia punya untuk nafkah keluarga dan modal usaha. Ini jauh lebih istimewa daripada sekedar memberinya uang. Wallahu a’lam bii ash shawwab
No comments:
Post a Comment