Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pelayanan Ibadah Haji yang Aman dan Nyaman

Tuesday, June 25, 2024 | Tuesday, June 25, 2024 WIB

Oleh Maya Herlinawati
Muslimah Peduli Umat

 

Penyelenggaraan ibadah haji 2024 menuai kritik tajam dari banyak jemaah Indonesia, karena layanan haji yang disediakan pemerintah tak sebanding biaya besar yang dikeluarkan jemaah.

Ketua tim pengawas (Timwas) haji DPR Haji Muhaimin Iskandar mengungkapkan kondisi akomodasi jemaah sungguh memprihatinkan dengan kondisi tenda jemaah minim bahkan sempit tak lebih dari satu meter, begitu pula kondisi toilet jadi keluhan jemaah lantaran bisa antre berjam-jam. (CNN Indonesia).

Karut marut pelayanan haji selalu terjadi dari tahun ke tahun. Kementrian Agama (Kemenag) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diminta agar dapat memperbaiki persoalan yang terkait dengan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji dengan harapan persoalan dan masalah itu tidak terulang kembali, sehingga jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Setiap muslim yang beriman tentu memiliki harapan dapat menunaikan kewajiban untuk berhaji sekali seumur hidup bagi yang mampu secara fisik maupun finansial. Namun, ibadah haji sudah usai masih menyisakan banyak masalah dalam berbagai aspek, mulai dari kesehatan, imigrasi, hingga pelayanan jemaah. Semua memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dengan aspek periayahan yang optimal.

Akar masalah yang timbul sebagai akibat sistem kapitalisme yang diterapkan saat ini. Pengurusan dan pelayanan ibadah haji dikomersialisasi, penyelenggaraan ibadah tak luput dari ajang bisnis kelompok tertentu. Dampaknya walau jemaah telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit alias sangat mahal sampai mencapai Rp93,41 juta/orang, tetapi tidak mendapatkan kenyamanan dalam beribadah di tanah suci.

Sekat negara bangsa (nasionalisme), menambah deretan permasalahan yang menyulitkan calon jemaah haji, karena muslim yang akan berhaji harus mengurus visa terlebih dahulu.

Islam menetapkan negara sebagai raa’in (pelayan rakyat). Dalam hadits Rasul saw. bersabda, “Ketahuilah, setiap kalian adalah raa’in (pengurus) dan setiap kalian mas’ul (akan diminta pertanggung jawaban) atas yang dipimpinnya. Penguasa yang memimpin rakyat dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(H.R. Bukhari)

Amanah adalah ciri pemimpin dalam Islam, karena dibangun atas kesadaran adanya hari penghisaban kelak. Selain itu, Islam juga memiliki mekanisme/birokrasi yang sederhana dan praktis serta profesional, sehingga memberi kenyamanan rakyatnya.

Sudah saatnya umat Islam menyerukan dan berjuang
untuk menegakkan Sistem Islam (Khilafah) secara kafah agar kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih.

Wallahualam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update