By : Yuli Ummu Fatih
Syariah Islam hadir dengan lengkap, sempurna, universal, adil dan jauh dari kezaliman. Karena itu syariah Islam pasti mendatangkan rahmat untuk seluruh umat manusia dan alam semesta (QS al-Anbiya’ [21]: 107). Tidak ada satu pun aturan atau perundang-undangan di dunia ini yang menyamai syariah Islam yang Allah SWT turunkan.
Umat Islam tidak membutuhkan lagi aturan lain untuk mengatur seluruh aspek kehidupan mereka. Baik yang bersumber dari paham Komunisme maupun Kapitalisme. Cukup hanya syariah Islam yang mereka butuhkan.
Di tengah kehidupan yang sekularistik seperti saat ini, banyak orang mulai berani untuk melecehkan ajaran Islam. Mengapa hal ini terjadi? Karena dalam paham sekularisme, Islam harus disingkirkan dari pengaturan kehidupan. Islam hanya boleh mengatur urusan pribadi dan hubungan manusia dengan Allah SWT semisal shalat, puasa, zakat, haji. Oleh karena itu dalam kehidupan sekular, syariah Islam tidak boleh hadir untuk mengatur negara dan urusan publik lainnya.
Akhir-akhir ini terdengar santer bahwa Khilafah itu isme (Khilafahisme). Itu berarti Khilafah dianggap paham buatan manusia atau ajaran manusia. Jelas ini pelecehan yang sangat nyata terhadap ajaran Islam.
Khilafah adalah ajaran Islam. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim untuk menerapkan syariah secara kaffah dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Siapapun yang melecehkan Khilafah sama dengan melecehkan ajaran Islam. Umat Islam tentu wajib marah dan menentang sikap arogan ini.
Upaya mereduksi atau menghilangkan ajaran Islam jelas hukumnya haram. Siapapun pelakunya akan dilaknat oleh Allah SWT.
Sesungguhnya hidup kita di dunia ini hanya sementara. Sudah pasti kita akan kembali kepada Allah SWT, meninggalkan dunia ini dengan seluruh fatamorgananya. Hidup di dunia ini hanyalah persinggahan singkat menuju tujuan yang sesungguhnya. Itulah alam akhirat yang abadi. Kita pastinya berharap meraih surga-Nya.
Karena itu, waktu yang singkat di dunia ini seharusnya kita isi dengan amal shalih sebagai wujud dari ketaatan kepada Allah SWT. Jangan sampai waktu yang singkat ini kita isi dengan kemaksiatan kepada Allah. Apalagi melecehkan dan merendahkan ajaran dan syariah-Nya. Hidup yang semacam ini akan jauh dari keberkahan.
Wallahu a’lam.
