Oleh: Dona Solbiah
Riba adalah muamalah yang sangat kejam. Awalnya seolah-olah membantu dan memberi yang kita mau, padahal akhirnya menjerat dan menghabiskan apa yang kita punya. Allah SWT telah memperingatkan kita dalam firmannya :
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS 2:275)
Saat ini masih banyak kita temui di masyarakat yang sedang memiliki permasalahan entah mau Resign dari Bank tapi sulit atau ingin lepas dari hutang RIBA tapi tidak tahu caranya karena tidak punya asset dsb. Sehingga muncul pertanyaan "Kamu punya solusinya tidak bagaimana cara melunasi hutang riba atau kira-kira ada orang yang bisa pinjamin uang buat nutup hutang riba ?
Seharusnya yang kita lakukan adalah bagaimana supaya pemikiran kita sama bahwa riba itu haram dan dosa besar, sehingga kita bisa bersama-sama saling mengingatkan untuk tidak lagi terjerumus melakukan riba apapun bentuknya.
Mengenai solusi Allah pasti memberi jalan terbaik seperti yang dijelaskan dalam firmannya:
“Barang siapa bertaqwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkannya [Ath-Thalaq :2-3]
Di dalam al -Quran sudah sangat jelas Allah memberikan kabar gembira dan tidak akan membiarkan kita terkena masalah kerena Allah sudah menjamin jalan keluarnya. Yang menjadi masalahnya yaitu kita mau taat atau tidak, mau taqwa atau tidak, mau sabar atau tidak.
Dan tugas manusia itu saling mengingatkan. menyampaikan mana yang benar dan mana yang salah, bukan wilayah manusia untuk memberikan solusi yang pas seperti apa, karena tidak ada dalilnya yang menyebutkan bahwa “sampaikan dan bantu jalan keluarnya yang ada adalah sampaikan. Akan tetapi jika kita bisa membantu pastilah itu jauh lebih baik.
Seperti seruan ALLAH dalam firmannya:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [QS,An-Nahl 125]
Upaya yang bisa dilakukan agar terlepas dari riba:
1. Taubat Nasuhah dengan pemberbanyak Isthigfar
2. Perbaiki ibadah kita kepada Allah baik yang Wajib maupun yang Sunnah
3. Memperluas wawasan dengan banyak mengkaji ilmu Islam
5. Ini yang terpenting yakin akan pertolongan Allah kalau dialah maha segalanya, Alllah SWT adalah zat pemberi rezeki dan Dia lah yang menentukan rezeki manusia itu seperti apa, Segeralah cari tahu bagaimana solusi untuk segera menyelesaikannya dengan membangun hubungan dengan Allah SWT. Dan tugas kita adalah taat dan ikuti perintahNya dan jauhi segala laranganNya, semoga kita semua terbebas dari jeratan riba. Waalahu a'lam bi shohab[]

No comments:
Post a Comment