Trenggalek,- berkah tersendiri dirasakan oleh Tyas Yuliana, pedagang kue dan gorengan warga Desa
Sumurup, Kecamatan Bendungan, Trenggalek.
Setiap hari ibu 2 anak itu berjualan makanan dan minuman, seoeeti gorengan thu tempe dan lainnya.
Kios kecil di sisi titik
pengerjaan lapangan Satgas TMMD itu sudah lama berada.
Sedikit
keuntungan diperolehnya setiap hari.
Omset biasanya sekitr Rp. 20 ribu
hingha Rp. 30 ribu. Kini semakin ramai setelah kedatangan Satgas
TMMD yang mengerjakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga miskin desa setempat.
Saban
hari, ada saja Satgas yang membeli
jajanannya. Seringnya dagangannya laku
karena dibeli TNI jelas menambah keuntungannya berlipat. Kini omset brutonya bis mencapai Rp. 50 ribu per hari. Bertambahnya pendapatan ini
sejalan dengan senyumnya. Banyaknya
Satgas TMMD juga turut menghidupkan perekonomian usaha kecil mikro.
UKM
pedesaan merupakan cikal bakal perekonomian besar. Yang nantinya dari usaha mikro tersebut akan
menghasilkan usaha besar. Rasa enak dari
jajanan yang disajikan juga menambah rasa senang pembelinya. Dengan penjual yang ramah, justru bisa menjadi candu untuk datang
kembali ke warung milik Tyas tersebut.
"Laris
manis di beli bapak tentara. Enak
katanya, kita ada tahu avi, gorengan tahu tempe dn lainnya. Kadang juga dibuat makan sama tentara
itu, kadang ya beli minuman dingin,
" ujarnya. Jumat (19/7).
