N3 Payakumbuh – Dalam rangka peringatan hari kesehatan nasional ke-54 dan hari cuci tangan pakai sabun (HCPS) se-dunia ke-11, pemerintah kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan menggelar Kampanye HCPS di Lapangan Bola Kaki Sungai Durian, Lamposi Tigo Nagori, Senin (22/10) pagi.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Elzadaswarman Dazwarman, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Payakumbuh, Camat Latina, David Bchri, Kepala BPJS Kesehatan, Pimpinan Cabang Bank Nagari, , hadirin dan undangan lainnya.

Wakil Walikota, Erwin Yunaz dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Payakumbuh untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun.

“Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan perilaku sehat yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular seperti diare, Ispa, flu burung serta penyakit menular lainnya. Hal ini mesti kita biasakan sejak dini,” ujar Wawako.

Pola hidup bersih dan sehat akan tertanam kuat didiri pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. CTPS dapat dengan mudah dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak. Bersama kita akan berjuang menyelematkan hidup anak-anak agar terhindar dari berbagai penyakit menular,” ajak Wawako kemudian.

Wawako juga mengungkapkan bahwa membiasakan diri untuk melakukan CTPS berarti juga mengajarkan anak-anak dan seluruh keluarga hidup sehat sejak dini.

“Saya menyadari bahwa tujuan pembangunan kesehatan tidak akan dicapai hanya dengan upaya oleh sektor kesehatan saja, apalagi hanya oleh dinas kesehatan dan Puskesmas. Oleh karenanya, saya mengharapkan kepada semua pihak untuk berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan ini,” ujar Wawako.

Kepada Dinas Kesehatan, karena kegiatan ini sudah kita kampanyekan. Kita harus serius mengimplemenatasikannya. Untuk mendukung gerakan ini, tempat cuci tangan mohon dsediakan di pusat-pusat perkantoran, khususnya di kantor Balaikota, sehingga gerakan CTPS ini bisa menular ke berbagai lapisan masyarakat,” harap Wawako mengakhiri.

Sementara, itu Kepala Dinas Kesehatan, Elzadaswarman mengaku bahwa kegiatan kampanye CTPS tersebut merupakan sebuah upaya promosi kepada msyarakat.

“Kegiatan kampanye CTPS yang diadakan pada hari ini merupakan sebuah upaya promosi dan preventif dlam menurunkan angka kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Dimana angka kematian untuk anak-anak lebih dari 5000 anak balita penderita diare. Menurut penelitian, dengan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan memakai sabun dapat mengurangi angka kematian terkait diare hampir 50%,” ungkap Kadis Kesehatan yang akrab dipanggil Om Zet.

Acara ini juga ditandai dengan Kegiatan pelepasan balon oleh Wakil Walikota yang menandai dibukanya dan sekaligus dikampenyekannya secara resmi CTPS di kota Payakumbuh. (Rahmat Sitepu)
 
Top