Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai itu, kita telah membuka lahan-lahan baru untuk media perikanan seperti pembukaan hutan kebun rakyat di Dharmasraya dan Pasaman. Sedangkan untuk dilaut, kita juga telah mengembangkan budidaya ikan grapu yang ada di Pesisir Selatan, Padang dan Kerang Mutiara di Kepulauan Mentawai dengan tujuan agar masyarakat dapat mengelola potensi yang ada dan dimanfaatkan dengan baik.
Sebenarnya program Dinas Kelautan dan Perikanan itu, lebih banyak berorientasi pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, tentunya masyarakat yang hidup dipesisir pantai, masyarakat nelayan dan petani ikan. Seperti keberhasilan masyarakat budidaya ikan grapu di Pesisir Selatan di Mandeh yang telah membuat MoU dengan perusahaan Bimantara Group, sebanyak 300 buah keramba. Dalam waktu dekat, ditambah lagi sebanyak 500 keramba dengan investasi sebesar Rp 2 milyar . Dimana direncanakan pada tanggal 2 Agustus 2010 nanti akan ditebarkan benih perdananya.
Nah, untuk mendorong merealisasikan berbagai program tersebut, tentunya Dinas Kelautan dan Perikanan didukung dengan visi yang kuat, yaitu akan menjadikan Sumatera Barat sentral kelautan dan perikanan terkemuka di Sumatera tahun 2015. Maka perlunya sokongan dan kerjasama yang baik antara masyarakat, investor dan pemerintah dalam mencapai tujuan. Sebab tanpa adanya visi yang kuat untuk mewujudkannya, semua itu akan sulit direalisasikan, ucapnya. nkt/ede
No comments:
Post a Comment