N3, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Usamah bin Muhammad Al-Syu’aiby menyampaikan, hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab ke-29 makin menegaskan kepada dunia tentang urgensi Al-Quds bagi Arab Saudi. 

Menurutnya, pertempuan puncak yang baru-baru ini digelar di Dammam, Arab Saudi dan dipimpin langsung oleh Raja Salman,  makin menegaskan bahwa Al-Quds merupakan ibukota abadi bagi Palestina. 

Penamaan Al-Quds ini juga menjadi bukti kuat bahwa persoalan Palestina berada di hati Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz. 

Menurut Dubes Usamah, sumbangan Raja Salman  sebesar USD 150 juta untuk Program Dukungan Wakaf Islam di Yerusalem didasarkan pada prinsip tanggung jawab terhadap Yerusalem dan tempat-tempat suci Islam di seluruh dunia.

Ia menambahkan, KTT ke-29 ini mendapatkan perhatian luas dari seluruh dunia, ditandai dengan adanya partisipasi Afrika dan Eropa. 

Banyak persoalan yang dibahas dalam KTT ini, terutama kecaman terhadap pendudukan Israel di Yerusalem dan penolakan terhadap intervensi Iran dalam urusan internal negara-negara Arab. 

Kondisi itu telah mengusik dunia Arab, dimana warga Arab terusir, baik itu orang tua, perempuan, dan anak-anak; juga terjadinya perusakan infrastruktur dan perampasan kekayaan terhadap negara-negara damai.

Dubes Usamah mengatakan, keikutsertaan Ketua Komisi Uni Afrika dan Perwakilan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa pada KTT ke-29 membuktikan bahwa Arab Saudi hanya memiliki satu pesan yang ingin dicapai ke dunia, yaitu bahwa Al-Quds atau Yerusalem selalu ada dalam hati Raja Salman. 

Arab Saudi juga menolak keras berbagai tindakan dan intervensi Iran, termasuk di dalamnya aksi-aksi milisi Houthi. Saudi tegas menolak keras terorisme dalam segala bentuknya. “Perdamaian menyeluruh adalah opsi strategis dunia Arab,” tegas Dubes Usamah. (Sumber: makkahnews.com)
 
Top