N3, Padang ~ Pasca gempa 2009, kondisi gedung juang 45, yang terletak di jalan Samudera pantai Padang sangat memprihatinkan. 

Sebagai mana terlihat, Bangunan bersejarah ini sepertinya tidak terurus dengan baik. Kaca jendela pecah, dinding retak, cat terkelupas, atap bocor dan sebagainya, tapi dibiarkan begitu saja.

Bangunan Gedung juang 45 yang berdiri diatas tanah TNI AD memiliki halaman yang luas. Namun kini di halaman itu berdiri cafe-cafe.

Dan disaat malam hari, terutama pada malam minggu, cafe cafe tersebut ramai ditongkrongi muda mudi.

Dari pantauan media, hiruk pikuk dentuman music terdengar di genderang telinga, botol minuman (bir).

Gedung  juang yang menyimpan banyak sejarah tentang semangat pahlawan yang rela berkorban ini, diduga salah dalam penggunaan. 

Terkait dengan kondisi itu, Ajenrem 032/wirabraja Pelda Iskandar ismail saat dikonfirmasi, Senin (12/2) mengatakan keberadaan cafe di halaman gedung juang legal karena  sudah mendapatkan  izin dari atasan.

"Status tanah, ini memang milik tanah TNI, dan gedung yang ada diatasnya cuman bersifat pinjam pakai, begitu juga keberadaan cafe, itu semua sudah sesuai prosedur".

Namun terkait adanya dugaan penggunaan pengelolaan tempat yang tidak pada tempatnya pada malam hari, hal itu tidaklah benar. 

Dan apabila memang ada masyarakat yang melihat pengunjung maupun pengelola cafe menyalahi aturan, seperti meminum minuman keras atau memakai narkoba, Ismael Iskandar meminta agar segera melaporkan, untuk ditindak, pinta Ismael mengakhiri. Nal Koto
 
Top