N3, Tarakan ~ Badan Pengelanggara Jaminan Sosial Kota Tarakan memberikan jaminan penuh bagi Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dikota Tarakan.

Menurut Kepala BPJS Kota Tarakan Titus Sri Hardianto, hingga 30 Juni 2017 Jumlah Peserta JKN dan KIS yang terdaftar di BPJS Kota Tarakan mencapai 487.571, dan peserta BPJS akan terus bertambah seiring dengan pertambahan penduduk dikota Tarakan.

" Kita sendiri melihat kebutuhan akan BPJS semakin meningkat secara perlahan, karena jumlah penduduk di tarakan meningkat, kebutuhan pelayanan kesehatan yang murah dan dipercaya BPJS akan berupaya memberikan Pelayanan Maksimal" Jelas Titus.

Titus menambahkan Ada 3 wilayah yang menjadi target kebutuhan akan pelayanan kesehatan di Kalimantan Utara, Tarakan Nunukan dan Ibu Kota Tanjung Selor, hal Ini dikarenakan kurang mencapai target 80%, dari jumlah penduduka di masing wolayah menggunakan BPJS, sehingga kedepan BPJS akan membentuk sistim jemput bola ke masyarakat untuk memberikan pelayanan BPJS dan melakukan inovasi pelayanan kesehatan bersifat jemput bola ke pelosok pelosok.

" jadi masyarakat yang belum bergabung agar segera mungkin bergabung bersama BPJS karena kebutuhan kesehatan saat ini semakin lama semakin mahal, BPJS siap dengan cepat memberikan pelayanan biaya murah dan terjangkau tanpa harus membayar mahal" Jelas Titus.

Di Kaltara sendiri menurut Titus Bpjs Telah bekerja sama dengan 103 fasilitas kesehatan, 49 diantaranya Puskesmas, 27 dokter Praktek per orangan, 8 praktek dokter gigi, 3 klinik pratama, 12 Fasilitas kesehatan TNI, 4 Polri, 6 rumah sakit, 1 klinik utama 7 apotik dan 5 optik. 

" Dengan kerja sama tersebut dapat mempermudah kepada masyarakat yang mengunakan Kartu BPJS didalam kebutuhan masyarakat kedepannya" Jelas Titus menutup (Bonar Sahat)
 
Top