N3, Tarakan - Penyeludupan Sayur Mayur, daging dan bibit tumbuhan melewati jalur tikus kembali dilakukan, Alhasil Polres Bulungan dan Karantina Pertanian Nunukan Kalimantan Utara kembali menangkap penyeludupan wortel dan daging ilegal asal Tawau Malaysia. 

Menurut drh Sapto hudaya jabatan PJ wilker karantina pertanian Nunukan Kalimantan Utara ada pengusaha mencoba melakukan penyeludupan daging 40 Ton dan 12 bungkus sosis ilgal di sita karena tidak memiliki ijin lengkap untuk masuk ke Indonesia.

" kami telah menyita daging ilegal asal tawau malaysia sebesamya 40 kilo, 12 bungkus sosis dan nuget Ilegal serta 12 bungkus bibit sayur ilegal" Terang Sapto.

Sapto menambahkan penangkapan tersebut dilakukan melaui jalur tikus di luar Nunukan, diatas perairan di Indonesia, penyeludupan dengan menggunakan sped kerap dilakukan karena banyaknya pengusaha menganggap mudah dan murah, sehingga tidak perlu melakukan biaya perijinannya jika melewati jalur resmi.

Ditempat terpisah Amriel Kepala Karantina pertanian Kelas 2 Tarakan, menjelaskan Polres bulungan pada hari Minggu  (19/2) melakukan penangkapan berupa wortel sebanyak 250 karton total 2,5 ton yang diduga dari Malaysia tanpa dilengkapi sertifikat kesehatan tumbuhan dari negara asal Malaysia, penyerahan barang bukti dari kanit tipidter Polres Bulungan ke balai karantina pertanian kls II tarakan Kalimantan Utara pada tgl 21 februari.

" Penyerahan Wortel Baru diserahkan pada beberapa waktu lalu dari Polres Bulungan sebanyak 2,5 Ton Wortel tanpa dokumen resmi, sekarang barang tersebut ada Tarakan dan menunggu pemusnahan" tutup Amriel S. Reporte Bonar Sahat
 
Top