Nusantara ~ Teh daun jati cina dianggap mampu membantu menurunkan berat badan dengan cepat, serta melunturkan lemak tubuh. Ramuan herbal ini sempat booming dan dicari oleh kalangan ibu-ibu yang menderita obesitas atau merasa memiliki berat badan berlebih.

Walau rasanya pahit, seduhan daun jati cina tetap diteguk dengan harapan lemak yang menumpuk di bawah kulit bisa ikut terbuang melalui kotoran dan urine. Benarkah demikian?

Seduhan daun jati memiliki kandungan zat bernama sennosida. Inilah yang membuat peminumnya akan bolak-bolak ke belakang untuk buang air besar, sebab sennosida mengiritasi lapisan dalam usus.

Efek ini sebenarnya mengkhawatirkan, karena dapat mengganggu fungsi pencernaan. Ia berfungsi lebih mirip dengan obat pencahar yang akan menguras isi usus orang yang meminumnya.

Karena itu, tidak dianjurkan meminum ramuan ini dalam jangka panjang atau lebih dari dua pekan. Konsumsi per hari pun baiknya dibatasi hanya 8,5 mg sekali minum, maksimal dua kali pagi dan petang.

Efek seperti obat pencahar inilah yang diyakini oleh peminumnya, mampu menurunkan berat badan dan melunturkan lemak di bawah kulit. Namun apabila dikonsumsi tidak dengan takaran yang tepat, resiko atau efek buruk pasti ada dan mengganggu kesehatan.

Karenanya, Anda sendiri yang bisa menentukan apakah akan lanjut menggunakan teh daun jati cina sebagai obat pelangsing, atau memilih membatasi asupan makanan saja untuk menurunkan berat badan.
 
Top