N3, Bandung ~ Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan menyusul masih adanya perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala Divisi Regional BPJS Kesehatan Jabar, Mohammad Edison, tidak sedikit perusahaan yang dengan sengaja tidak mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan padahal karyawan tersebut sudah menjadi karyawan tetap.

“Kita terus melakukan advokasi kepada mereka agar mengikutkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan karena saya masih melihat banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya dengan berbagai alasan,” ucapnya.

Edison berharap, pihak manajemen perusahaan mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan, karena itu merupakan hak bagi karyawan untuk mendapat perlindungan kesehatan.

“Hingga akhir September lalu, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Jabar mencapai 67% atau 30 juta lebih dari total penduduk Jabar yang mencapai 46 juta lebih,” ujarnya.

Edison berharap, hingga akhir tahun 2016 yang saat ini tinggal menyisakan sekitar satu bulan, pencapaian kepesertaan bisa mencapai 90 persen lebih.

“Untuk memenuhi target tersebut, mulai Oktober ini BPJS Kesehatan melakukan perekrutan kader Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS,” katanya. (Parno)
 
Top