N3, Samarinda ~ Pembebasan lahan ruas jalan tol Balikpapan-Samarinda untuk seksi V sepanjang 11 kilometer sudah mencapai 42 persen. Namun demikian, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 12 Balikpapan sudah melakukan appraisal (penilaian objek) sekitar 90 persen dari lahan yang sudah dibebaskan.

“Sehingga pembebasan lahan bisa selesai minimal 90 persen pada akhir tahun anggaran 2016 dan ditarget tuntas pembangunan seksi V pada Agustus 2018,” kata Kepala BPJN 12 Balikpapan Timbul Manahan Pasaribu pada pekan lalu di Balikpapan.

Selain itu, sesuai SK Menteri PUPR untuk pejabat pembuat komitmen (PPK) pembebasan lahan sudah diterbitkan, sehingga tim pembebasan lahan dapat bekerja maksimal.

Menurut dia, kendala pembangunan jalan tol seksi V sepanjang 11 kilometer selama ini adalah pembebasan lahan. Timbul menjelaskan BPJN 12 Balikpapan ditugasi menangani seksi V ruas jalan tol yang menghubungkan kilometer 13 dengan Bandara Internasional Sultan Aji Mohammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan sepanjang 11 kilometer.

Pembangunan ruas jalan tol seksi V menggunakan dana APBN dan dana pinjaman luar negeri (Loan) dari China sebesar Rp848,55 miliar. “Pekerjaan dilakukan dua perusahaan milik BUMN yakni PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan bekerjasama dengan pihak Beijing Urban Construction Group,” ungkap Timbul.(yans/es/humasprov)
 
Top