Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kaum Muslim Wajib Mempertahankan Tanah Palestina

Tuesday, September 22, 2026 | September 22, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T00:37:34Z


Oleh Suherti

Aktivis Dakwah


Nusantaranews.net, Upaya Israel untuk menguasai Palestina seutuhnya sampai hari ini terus berlangsung. Bahkan kebrutalan mereka semakin tidak bisa ditolelir. Berbagai pelanggaran telah mereka lakukan untuk memenuhi ambisi agar bisa menguasai kompleks Masjid Al-Aqsa. Berbagai cara yang sejak dulu dilakukan saat ini telah melewati batas garis merah yang belum perna terjadi sebelumnya.

Pada senin 31 Agustus 2026 Menteri keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, kembali menerobos masuk ke Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Dia didampingi sejumlah rabi hingga personil keamanan, yang telah beberapa kali melakukan aksi provokatif semacam ini. Dilansir dari DetikNews.com.Selasa, 01 Sep 2026.

Ben-Gvir adalah bagian dari gerakan pemukim yang berkembang yang ingin mengambil alih Al-Aqsha dan membangun sinagoge Yahudi di tempat suci umat Muslim tersebut. Dalam aksinya Ben-Gvir melakukan doa dan ritual Talmud di bagian timur halaman masjid yang jelas-jelas telah melanggar pengaturan status quo yang berlaku sejak tahun 1967. Salah satu yang disepakati non-Muslim tidak diperbolehkan melakukan ibadah atau do'a, meskipun orang Yahudi diizinkan mengunjungi komplek tersebut. Sebelumnya puluhan ribu orang Yahudi telah berpartisipasi dalam doa Yom Kippur yang berlangsung selama sebulan penuh di Tembok Ratapan, sebelum hari raya Yahudi tiba pada bulan September.

Tidak hanya melanggar status quo, Ben-Gvir juga berencana untuk mengeluarkan 1,86 juta warga Palestina dari Gaza dalam kurun waktu 7 tahun dengan dalih "migrasi sukarela". Sedangkan kita ketahui bersama faktanya, bagaimana kerasnya usaha rakyat Palestina untuk mempertahankan wilayahnya dari penjajahan Zionis. Hingga mereka mampu bertahan sampai saat ini dengan keimanan menghadapi berbagai penderitaan dan genosida.

Kejahatan Israel saat ini menunjukan adanya mega proyek kolonial yang disponsori kekuatan besar yang mendukung dan membiayai aksi mereka. Sebab aksi mereka selalu bergantung menunggu persetujan AS sebagai negara adidaya dalang dari semua kekacauan yang terjadi di Palestina. Sesunggunya kaum muslim harus bersemangat mempertahankan tanah yang menjadi hak kaum muslim sebab Allah berfirman:

"Dan Allah tidak akan perna memberikan kesempatan bagi orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang yang mukmin". (TQS. an-Nisaa' (4):141).

Sehingga persekongkolan mereka yang ingin membumi hanguskan Palestina dan ingin merebut tanah kaum muslimin harus diawan, dengan kekuatan persatuan kaum muslimin seluruh dunia. Karena sesunggunya setiap umat muslim itu bersauda dan di ibaratkan satu tubuh,  jika ada bagian tubuh yang sakit maka seluruh tubuhnya ikut merasakan sakit.

Sehingga sudah saatnya seluruh kaum muslim bersatu, bersama-sama membentuk lagi Daulah Islam yang akan menjadi junnah (perisai). Yang akan melindungi setiap jiwa dan  setiap jengkal tanah kaum muslimin dari penjajahan kaum Zionis berserta antek-anteknya. Serta akan mampu menggerakan dan menggaungkan kembali Jihad fi Sabilillah sebagai metode baku politik luar negeri Islam dalam satu komando satu. Satu kepemimpinan mengikuti metode yang telah Rasulullah saw ajarkan yang telah diikuti keberhasilannya oleh ke 4 khalifah penggantinya.

Dan kita semua umatnya wajib berjuang bersama mewujudkanya kembali. Agar berakhir penderitaan saudara kita di Palestina dari penjajahan dan penderitaan kaum Zionis. Wallahu'alam bissawab.


×
Berita Terbaru Update