Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Stop Normalisasi Candaan yang Tidak Sepantasnya

Thursday, May 07, 2026 | Thursday, May 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T01:23:37Z

 


Oleh

Renia Ningsih Razak (Pegiat Literasi) 


Di era sekarang ini, tidak jarang kita jumpai perilaku orang-orang diluar batas normal tetapi dinormalisasi. Begitu banyak kejadian-kejadian yang kurang menyenangkan baik itu dari pihak perempuan maupun laki-laki. Misalnya saja normalisasi ucapan yang tidak sepantasnya seperti bersiul, menggoda padahal itu termasuk salah satu pelecehan non fisik. Bahkan hal tersebut bisa dilakukan di grup chat. Sungguh hal tersebut bukanlah perbuatan yang bijak. 


Disisi lain bahaya pornografi yang mudah diakses dari berbagai situs diinternet itu sangat berbahaya karena bisa merusak mental anak, menjadikan generasi penerus bangsa kecanduan untuk terus melihatnya, bahkan nekat berbuat hal yang tidak sepantasnya. 


Dilansir dari Muidigital (17/4/2026), Pengamat Sosial, Siti Marifat mengatakan sangat prihatin atas kekerasan seksual nonverbal, yang marak terjadi. ‘’Kekerasan seksual baik verbal maupun fisik atau apa pun namanya tidak dapat dibenarkan baik menurut norma agama, moral maupun hukum," kata Siti Ma'rifah. 


 *Akar Masalah* 


Di zaman yang semakin berkembang saat ini terutama dibidang teknologi, kita ketahui bahwa berbagai situs, web, game, video di berbagai aplikasi bisa dengan mudah di akses oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. 


Berbagai situs yang tersebar di internet memiliki banyak dampak baik itu dari segi positif ataupun negatif. Dilihat dari segi positif, teknologi bisa membantu masyarakat dalam berkomunikasi, mencari informasi dan hal bijak lainnya. 


Tetapi, dilihat dari segi negatifnya berbagai situs tidak resmi, game yang kurang baik, video-video yang tidak sepantasnya seperti pornografi seringkali mudah diakses dari berbagai kalangan, sehingga mudah ditiru. Begitu mudahnya mengakses internet saat ini, sehingga membuat orang-orang bisa berbuat seenaknya, tanpa memperdulikan perasaan orang lain. Salah satunya membuat grup chat di Whatshap yang membahas tentang candaan vulgar yang tidak pantas sebab itu sama saja merendahkan martabat perempuan. 


 *Pandangan Islam* 


Sejatinya martabat atau harga diri perempuan haruslah dijaga dengan baik. Karena itu sebaiknya kita tidak menormalisasi perbuatan asusila baik itu berupa candaan yang berbau vulgar ataupun secara fisik. Karena hal tersebut sangatlah tidak pantas. Disinilah dibutuhkan 3 pilar, yang mana pilar itu akan hadir pada sistem Islam yaitu ketaatan individu, kontrol masyarakat dan hadirnya negara.


Tidak kalah pentingya peran keluarga khususnya peran orang tua dalam melindungi dan mendidik anak-anaknya baik itu anak perempuan atau pun anak laki-laki. Orang tua mengajarkan anak untuk berperilaku sopan terhadap perempuan ataupun laki-laki.


Dalam Islam, masyarakat memahami bahwa laki-laki maupun perempuan haruslah menundukkan pandangan, tidak berkhalwat dan menahan hawa nafsu. Maka dari itu Islam sangat menjaga pergaulan antara laki-laki dan perempuan, sebagai bagian dari menjaga kehormatan masing-masing pihak. 


Dengan begitu perbuatan asusila baik itu berupa candaan vulgar atau pun sentuhan fisik tidak terjadi, karena itu sangatlah dilarang dalam Islam. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dijauhkan dari segala hal yang buruk. Amin. Wallahu’alam bishowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update