Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tumbal Literasi: Ketika Sekolah Daring Menjadi solusi Instan Krisis Energi

Sunday, April 12, 2026 | Sunday, April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T20:00:29Z

 


Oleh: Suryani


Detik.com, Jakarta – Wacana pemberlakuan pembelajaran daring usai libur lebaran 2026 mencuat. Pemerintah tengah mengkaji opsi penerapan sekolah online mulai april 2026 sebagai bagian dari strategi nasional untuk penghematan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM). 


Kebijakan ini tidak berdiri sendiri, pemerintah juga mempertimbangkan skema kerja fleksibel seperti work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN), sebagai upaya mengurangi mobilitas harian masyarakat yang menjadi penyumbang utama konsumsi BBM.


Analisis:


Wacana pemberlakuan pembelajaran daring atau sistem hybrid usai libur lebaran 2026 sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat, hadirnya isu ini memicu kritik karena di anggap mengorbankan pendidikan demi kepentingan sektoral lainya.


Mengapa di katakan mengorbankan pendidikan, pertama adanya pengalaman pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran daring tidak sebanding dengan tatap muka. Menurut skor PISA literasi dan numerasi indonesia menjadi bukti nyata dampak negatif tersebut. Kedua, interaksi antara guru dan siswa di anggap krusial untuk pembentukan disiplin dan karakter yang bisa digantikan oleh layar monitor. Ketiga, ketimpangan fasilitas, banyak siswa dari keluarga berpenghasilan rendah tidak memiliki akses internet atau perangkat yang memadai, sehingga kebijakan daring tersebut justru memperlebar jurang kesenjangan sosial.


Adapun penyebab utama munculnya wacana ini bukanlah masalah kesehatan melainkan strategi pemerintah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan energi secara nasional.


Pemerintah memprediksi lonjakan mobilitas yang sangat tinggi setelah libur idul fitri. Dengan meliburkan aktivitas fisik di sekolah, diharapkan beban penggunaan BBM dan kemacetan dapat ditekan secara signifikan.


Kemudian langkah efisiensi di kaitkan dengan situasi ekonomi global yang menurut penghematan fiskal , di mana sektor transportasi menjadi salah satu target pengurangan beban tinggi. Adapun yang menyebabkan BBM di prediksi akan langkah karena adanya tekanan geopolitik global yang mana adanya konflik antara AS/Israel dengan Iran.


Kontruksi islam:


Penghematan energi sejatinya dilakukan akibat adanya krisis BBM akibat konflik geopolitik ketegangan antara AS dengan iran. Islam mengajarkan umatnya untuk bijak saat terjadi ketegangan antar negara yang berdampak pada ekonomi.


Kelangkaan akibat ketergantungan pada blok politik tertentu mendorong umat untuk lebih mandiri dan mencari alternatif. Menghadapi krisis energi akibat perang memerlukan kesabaran dan manajemen sumber daya yang baik, bukan kepanikan yang justru memperparah keadaan atau memberikan solusi yang memunculkan masalah baru.


Dan untuk konflik antara Amerika Serikat/Israel dengan Iran satu-satunya solusi untuk melawan zionis dan ketidakadilan adalah dengan khilafah dan jihad. Jihad di jalan allah adalah melakukan perlawan untuk membaskan palestina dan menjaga keutuhan agama islam di atas tangan para zionis.


Wallahu’alam.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update