Nusantaranews.net, Jakarta — Komitmen Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam memperjuangkan nasib petani gambir terus diperkuat.
Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, melakukan pertemuan virtual (zoom) bersama pihak Kementerian Pertanian RI dan PTPN IV, Sabtu (11/4), di sela kegiatan yang diikutinya di Jakarta dalam agenda di DPR RI. Sabtu, 11 April 2026
Dari pertemuan tersebut, muncul sinyal positif dan keseriusan dari pemerintah pusat terkait pengembangan komoditas gambir di Lima Puluh Kota. Salah satu indikator kuatnya adalah telah dijadwalkannya kunjungan Menteri Pertanian RI ke Sumatera Barat pada Selasa, 14 April 2026.
Bupati Safni menyebut, komunikasi intensif yang dilakukan pemerintah daerah dengan pihak Kementerian Pertanian dan BUMN perkebunan merupakan bagian dari langkah strategis untuk mendorong hilirisasi gambir, khususnya melalui pendirian pabrik pengolahan di daerah.
“Intinya, Pemkab Lima Puluh Kota tetap serius berjuang untuk pendirian pabrik gambir di Lima Puluh Kota. Ini bukan hanya soal pembangunan industri, tetapi juga masa depan dan kesejahteraan petani kita,” tegas Safni.
Menurutnya, keberadaan pabrik gambir akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi petani, yang selama ini masih bergantung pada penjualan bahan mentah dengan harga fluktuatif.
Dengan hilirisasi, diharapkan stabilitas harga dan peningkatan pendapatan petani dapat terwujud.
Bupati Safni juga mengajak seluruh petani gambir untuk bersatu dan mendukung upaya ini.
Beliau menekankan bahwa perjuangan tersebut membutuhkan kebersamaan dan doa dari seluruh elemen masyarakat.
“Kami mohon doa dan restu dari para petani gambir. Mari kita berjuang bersama-sama, mengawal aspirasi ini sampai ke tingkat kementerian di pusat,” ujarnya.
Langkah aktif Bupati Safni ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian, khususnya komoditas unggulan daerah seperti gambir.
Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan pihak terkait, harapan untuk menjadikan Lima Puluh Kota sebagai sentra industri gambir nasional semakin terbuka lebar.
Kunjungan Menteri Pertanian ke Sumbar dalam waktu dekat diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat realisasi program tersebut, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan pelaku industri dalam memajukan sektor pertanian berbasis komoditas unggulan. (R.Sitepu)

No comments:
Post a Comment