Oleh. Sri Rahayu Lesmanawaty
Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dan senantiasa akan begini jika pembuat kerusakan tidak segera disimgkirkan.
Sungguh, tatanan internasional hari ini sedang goyah. Gaya korup, pencitraan dan kebohongan, tersingkap dari waktu ke waktu.Demikianlah. Ketidakadilan dan kesewenang-wenangan AS dikeluhkan banyak negara. Ambisi kejamnya menghancurkan yang lemah. Negara-negara yang membangun tatanan internasional, telah nampak menghancurkannya dengan tangan mereka sendiri. Tentunya menjadi kabar gembira bagi seluruh umat manusia jika tatanan ini benar-benar hancur karena mereka lepas dari kebohongan besar kapitalisme dan kejahatannya yang berada pada ambisi jahat AS.
Syekh Taqiyuddin an-Nabhani dalam kitab mafahim siyasi, sudah pernah menyampaikan penyebab penderitaan dunia adalah hukum internasional karena itu buatan manusia yang membutuhkan otoritas global untuk ditegakkan demi kepentingan segelintir elite. Tatanan yang dibangun tidak pernah berpihak pada yang lemah dan itu riil.
Perlu diketahui, bahwa fondasi hukum internasional itu salah. Aturannya pun palsu. Adanya blok kekuatan besar telah menimbulkan bahaya bagi perdamaian dan intervensi untuk negara-negara lain. Akibatnya dunia kacau. Kebahagiaan dan kesejahteraan nihil terwujud. Tatanan kapitalisme global penyebab utama atas segala derita. Oleh karena itu, butuh yang mampu membebaskan dunia dari kejahatan-kejahatan sistematis yang akan menguraikan peta jalan dengan tepat dan jelas.
Perlu difahami bersama, AS terlalu ambisius dengan bius tipu dayanya. Terlalu jahat dengan dominasinya. Tiada henti ia hujamkan belati untuk membunuh siapa pun yang menghalanginya. Ini fakta yang terjadi sampai saat ini. Penghabisan Gaza dengan BOP nya, perang melawan Iran dan yang lainnya telah menampakkan kegilaan yang luar biasa.
Tidak ada alternatif lain selain mengupayakan tegaknya kehidupan yang akan menyelamatkan dunia dari penderitaan, kebohongan, dan kejahatan AS dan Barat. Telah ada ideologi yang benar. Ideologi yang diturunkan dari aturan Sang Pencipta alam, yaitu Islam.
Islam ideologi yang benar. Ketika Islam diterapkan dalam sistem pemerintahan selama 13 abad, sistem ini telah membebaskan rakyat dari penindasan dan penderitaan, menegakkan keadilan, menjaga martabat manusia, memberikan hak, serta menjamin berlangsungnya kehidupan yang aman sentausa. Sistem pemerintahan Islam, tidak menjajah negara mana pun atau menjarah kekayaan negara mana pun. Institusi Islam melindungi setiap negeri.
Oleh karena itu, berjuang menegakkan Islam secara kaffah dalam institusi kekhalifahan yang telah dicontohkan sebelumnya adalah benar, dan mendukung mereka yang berjuang untuk tegaknya adalah sikap yang benar.
Terwujudnya sistem ini akan menyelamatkan mereka dari ambisius AS atau para pelaku kejahatan lainnya yang menganggap bahwa kekuatan adalah kebenaran, sementara yang lemah wajib tunduk dan menyerah kepada yang kuat. Tentu kita mau berada di dalamnya karena Allah Ta'ala telah mengabarkannya kepada kita.
Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:
Post a Comment