Oleh: Nani, S.PdI (Relawan Opini Andoolo)
Narkoba menjadi momok meresahkan remaja saat ini. Padahal, seharusnya remaja tenggelam dalam lautan ilmu dan tersibukkan dengan berbagai jenis kegiatan yang bermanfaat. Ironisnya, di wilayah tertentu seperti Jalan Kunti di Semampir, Surabaya, justru dikenal sebagai "kampung narkoba" karena sering terjadi penggerebekan dan ditemukan kasus peredaran narkoba. Bahkan, pada November 2024, polisi menemukan bunker khusus di salah satu rumah yang digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut. Terbaru, tes urine oleh BNNP Jatim terhadap puluhan pelajar di sana mengungkapkan bahwa 15 siswa SMP dinyatakan positif menggunakan narkoba. (KumparanNEWS, 14 November 2025).
Kondisi ini tidak terlepas dari pengaruh pemahaman sekuler liberal yang semakin kuat di tengah kehidupan remaja. Paham ini membuat banyak remaja tidak lagi memahami nilai-nilai agama, sehingga mereka hanya mengandalkan akal dan kepentingan pribadi dalam bertindak. Kehidupan yang hanya mengejar manfaat dan materi membuat remaja kehilangan arah dan nilai keimanan, sehingga mudah stres, gamang, dan rentan terjerumus pada pergaulan negatif, termasuk narkoba. Lemahnya pengawasan negara dan masyarakat turut memperparah kondisi ini.
Sistem Pendidikan sekuler juga berperan besar dalam krisis moral remaja. Dengan mengabaikan aspek agama, generasi muda tumbuh tanpa landasan iman dan takwa. Energi mereka justru digunakan untuk aktivitas yang tidak bermanfaat, bahkan menimbulkan berbagai masalah sosial seperti pergaulan bebas, aborsi, geng motor, dan tawuran. Pendidikan yang hanya fokus pada akademik membuat siswa hanya mengejar materi tanpa mempertimbangkan nilai kebenaran dan kebaikan. Akibatnya, remaja kehilangan tujuan hidup yang sejati.
Jika kondisi ini dibiarkan, maka masa depan bangsa akan terancam. Remaja yang seharusnya menjadi penerus bangsa justru akan hancur secara fisik, mental, dan masa depannya. Ini bukan hanya persoalan individu, tetapi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Generasi yang rusak akan melahirkan masyarakat yang sakit, dan masyarakat yang sakit tidak akan mampu membawa bangsa menuju kemajuan.
Islam Solusi Mendasar
Sistem kehidupan yang berlandaskan akidah akan membuat remaja hidup dengan ketakwaan. Penguatan nilai keimanan dan kebahagian hakiki sangat penting dalam keluarga dan dunia Pendidikan. Dengan demikian, remaja tidak melirik nerkoba yang jelas keharamnnya maka akan terus berupaya melakukan amal saleh yang bermanfaat untuk dirinya dan umat.
Negara wajib melindungi remaja dari bahaya nerkoba demi segala hal yang membahayakan generasi. Negara delam sistem islam memiliki tanggung jawab penuh untuk melindungi umat agar tidak terjerumus dalam lingkungan narkoba, negara wajib memberikan saksi yang tegas terhadap para pelaku agar terciptanya masyarakat yang bersih dari kriminalitas, narkoba dan gaya hidup bebas.
Selain itu, dalam islam saksi yang diterapkan membuat jera bagi pelaku dan membuat orang-orang mau mengambil pelajaran yang mempunyai niat melakukan kriminal. Sistem islam memiliki aturan saksi dalam penyalahgunaan narkoba yakni saksi takzir, adanya saksi yang diterapkan menjadikan kemungkaran tidak boleh dibiarkan semakin merajalela.
Islam adalah solusi yang akan memperbaiki akhlak para remaja.karena itu menjadikan islam sebagai solusi total kehidupan. Hanya islam yang telah terbukti dalam sejarah mampu melahirkan generasi yang cerdas dan jauh dari jeratan narkoba. Wallahu a’lam bishawab.

No comments:
Post a Comment