Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MTQ Nasional XLI Sumatera Barat Tampilkan Lomba Kaligrafi di GOR Bermawi Bukittinggi

Monday, December 15, 2025 | Monday, December 15, 2025 WIB Last Updated 2025-12-16T07:31:13Z

 


Nusantaranews.net, Bukittinggi — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi pada 13–18 Desember 2025 turut menghadirkan cabang lomba kaligrafi Al-Qur’an yang dipusatkan di GOR Bermawi Bukittinggi.


Cabang kaligrafi pada MTQ Nasional XLI ini diikuti 101 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat, terdiri dari 48 peserta putra dan 53 peserta putri, yang bertanding pada lima golongan perlombaan.


Pada Kaligrafi Golongan Naskah, tercatat sebanyak 19 peserta, terdiri dari 7 putra dan 12 putri. Sementara Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf diikuti 26 peserta, dengan rincian 12 putra dan 14 putri.


Untuk Kaligrafi Golongan Dekorasi, jumlah peserta mencapai 20 orang, masing-masing 10 putra dan 10 putri. Adapun Kaligrafi Golongan Digital diikuti 12 peserta, terdiri dari 8 putra dan 4 putri. Sedangkan Kaligrafi Golongan Kontemporer menjadi salah satu golongan dengan peserta terbanyak, yakni 24 orang, terdiri dari 11 putra dan 13 putri.

Ketua Dewan Pengawas Hakim MTQ Nasional XLI Sumatera Barat, Dr. Ade Setiawan, SS, MA, menyampaikan bahwa lomba kaligrafi tidak hanya menilai keindahan karya, tetapi juga ketepatan penulisan ayat serta kepatuhan terhadap kaidah kaligrafi Al-Qur’an.


“Kaligrafi Al-Qur’an merupakan perpaduan antara seni dan ketundukan pada aturan. Dewan hakim memastikan seluruh proses penilaian berlangsung objektif, profesional, dan sesuai standar musabaqah,” ujarnya.


Pelaksanaan lomba kaligrafi di GOR Bermawi menjadi salah satu daya tarik MTQ Nasional XLI di Bukittinggi. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi seni Islam serta media edukasi bagi masyarakat tentang kekayaan khazanah kaligrafi Al-Qur’an.


MTQ Nasional XLI Tingkat Sumatera Barat diharapkan tidak hanya melahirkan seniman kaligrafi berprestasi, tetapi juga memperkuat syiar Islam dan memperkaya kehidupan budaya religius di Sumatera Barat, khususnya di Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah. (R.Sitepu)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update