Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Malapetaka Remaja: Siswa SMP Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Monday, December 15, 2025 | Monday, December 15, 2025 WIB Last Updated 2025-12-15T07:10:10Z


Oleh. Ummu Nazba
(Muslimah Peduli Umat) 


Kasus narkoba kembali menjadi ancaman serius bagi para remaja. Padahal, masa remaja seharusnya dipenuhi dengan aktivitas positif dan ilmu yang bermanfaat. Mirisnya, beberapa wilayah—seperti kawasan Jalan Kunti di Semampir, Surabaya—justru dikenal sebagai “kampung narkoba” karena seringnya penggerebekan dan ditemukannya aktivitas peredaran barang terlarang. Pada November 2024, aparat bahkan menemukan sebuah bunker di salah satu rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan narkoba. Lebih memilukan lagi, hasil tes urine yang dilakukan BNNP Jatim terhadap sejumlah pelajar menunjukkan bahwa 15 siswa SMP positif memakai narkoba. (KumparanNEWS, 14 November 2025).


Fenomena ini tidak dapat dilepaskan dari dominasi pola pikir sekuler liberal dalam kehidupan remaja. Cara pandang tersebut membuat banyak remaja menjauh dari nilai-nilai agama, sehingga mereka mengandalkan logika dan keinginan pribadi tanpa mempertimbangkan moral dan aturan. Orientasi hidup yang hanya mengejar kesenangan dan materi membuat mereka kehilangan arah, mudah tertekan, dan rentan terjerumus pada pergaulan yang merusak, termasuk narkoba. Minimnya kontrol sosial dan lemahnya peran negara semakin memperburuk keadaan.


Sistem pendidikan sekuler juga memberikan kontribusi besar terhadap kemerosotan moral generasi muda. Ketika aspek keagamaan dikesampingkan, anak-anak tumbuh tanpa pondasi iman dan takwa. Alhasil, energi mereka sering terbuang pada aktivitas yang tidak produktif, bahkan memicu berbagai masalah sosial seperti seks bebas, aborsi, geng motor, hingga tawuran. Pendidikan yang berfokus pada pencapaian akademik semata mendorong siswa menilai kesuksesan dari materi, tanpa menimbang nilai kebenaran dan etika. Inilah yang membuat remaja kehilangan arah hidup yang sebenarnya.


Jika situasi ini dibiarkan berlarut-larut, masa depan bangsa jelas akan terancam. Generasi muda yang seharusnya menjadi harapan justru terancam rusak secara fisik maupun mental. Persoalan ini bukan hanya urusan individu, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Generasi yang rapuh hanya akan melahirkan masyarakat yang lemah dan sulit membawa bangsa menuju kemajuan.


Islam sebagai Solusi Fundamental

Sistem hidup yang berlandaskan akidah mampu membentuk remaja yang bertakwa. Penguatan iman serta pemahaman tentang kebahagiaan hakiki perlu ditanamkan dalam keluarga maupun pendidikan. Dengan demikian, remaja tidak akan tergoda dengan narkoba yang jelas keharamannya dan akan terdorong untuk mengisi hidup dengan amal saleh yang bermanfaat.


Negara pun memikul tanggung jawab untuk menjaga remaja dari bahaya narkoba. Dalam sistem Islam, negara wajib memastikan masyarakat terlindungi dari lingkungan yang rawan maksiat dan kriminal, termasuk dengan memberikan hukuman tegas kepada para pelakunya. Penegakan hukum yang jelas akan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan perilaku merusak lainnya.


Selain itu, penerapan sanksi dalam Islam, khususnya ta'zir, berperan sebagai efek jera bagi pelaku sekaligus pembelajaran bagi masyarakat. Ketegasan ini diperlukan agar kemungkaran tidak semakin merajalela.

Islam menawarkan solusi menyeluruh untuk memperbaiki moral remaja. Karena itu, penerapan Islam secara menyeluruh adalah jalan terbaik. Sejarah telah membuktikan bahwa Islam mampu melahirkan generasi unggul yang terbebas dari jeratan narkoba. 

Wallahu a’lam bishshawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update