Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gali Potensi Lokal, Lahirkan Karya Penuh Makna

Saturday, October 11, 2025 | Saturday, October 11, 2025 WIB Last Updated 2025-10-11T13:49:41Z

 


Rumah Baca Cahaya Ilmu sukses menggelar lokakarya menulis cerpen bermuatan lokalitas. Acara ini digelar  di laboratorium Kimia SMA Negeri 1 Karang Bintang dan di dihadiri oleh 50 pada Minggu, (5/10/2025). 


 Acara ini terselenggara berkat bantuan pemerintah untuk komunitas literasi tahun 2025, sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan literasi di daerah.


Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SMA 1 Karang Bintang, Muhammad Abduh, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Rumah Baca Cahaya Ilmu.

 Beliau menekankan pentingnya literasi dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan kreatif. 


"Menulis adalah cara kita mengabadikan pemikiran dan gagasan. Dengan menulis, kita tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga memberikan warisan berharga bagi generasi mendatang," ujarnya.


Sementara itu narasumber Maria Ispri,  menyampaikan bahwa tulisan adalah buah pikir penulis, berisi pesan yang akan disampaikan kepada pembaca.


 "Tulisan adalah cerminan dari apa yang kita pikirkan, rasakan, dan impikan. Melalui tulisan, kita bisa berbagi pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai yang kita yakini," tuturnya.


Maria juga menambahkan bahwa tulisan memiliki kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dan menjadi warisan abadi bagi penulisnya. "Sebuah tulisan yang baik bisa menginspirasi perubahan, memberikan harapan, dan membuka wawasan baru bagi pembaca. Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah tulisan," tegasnya.


Salah satu poin penting yang ditekankan dalam lokakarya ini adalah pentingnya memasukkan unsur lokalitas dalam setiap cerpen. Maria menjelaskan bahwa dengan mengangkat tema-tema lokal, penulis dapat memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal kepada khalayak yang lebih luas. 


"Lokalitas adalah identitas kita. Dengan menulis tentang hal-hal yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, kita bisa menciptakan karya yang unik dan otentik," jelasnya.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para peserta, panitia akan mendokumentasikan dan mengumpulkan cerpen-cerpen yang dihasilkan selama lokakarya. Cerpen-cerpen tersebut kemudian akan diterbitkan dalam bentuk antologi.


 Ketua Rumah Baca Cahaya Ilmu, Dadik Trisatya, menyampaikan bahwa antologi cerpen ini akan menjadi bukti nyata dari semangat literasi yang tumbuh di Tanah Bumbu.


"Kami berharap antologi ini bisa menjadi inspirasi bagi penulis-penulis muda lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri," pungkasnya.


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update