Oleh Mida Yati
Komunitas Ibu Peduli Generasi
.Sekolah luar Biasa Negri ( SLBN )A Pajajaran Bandung menghadapi tantangan serius diawal tahun ajaran baru.Ruang belajar mereka berkurang akibat digunakan oleh Sekolah Rakyat,program dari kementerian Sosial.
SLB Negri Cicendo,jalan Cicendo,Kota Bandung,Senin ( 19 /5/2025 ) sebanyak 18 dari 111 siswa tingkat SMA Sekolah Luar Biasa ( SLB) Negri A mulai beralih ke SLB Negri Cicendo mereka di relokasikan imbas dari beberapa ruang kelas disekolah nya yang berada di Sentra Wyata Guna di renovasi untuk membangun Sekolah Rakyat.
Kontributor Pikiran Rakyat/Kholid Kursus online terbaik Ruang kelas.
Pemerintah meluncurkan program Sekolah Rakyat (SR) sebagai salah satu langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sulit mengakses pendidikan berkualitas
Kemiskinan yang terjadi disetiap negara khusus nya di Indonesia adalah kemiskinan yang struktural.Demikian juga permasalahan yang lainnya seperti pengangguran karena sulitnya lapangan pekerjaan, bahkan semakin banyak PHK, dengan demikian kemiskinan semakin tak terbendung.Semua permasalahan tersebut penyebabnya karena sistem kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan.
Negara dalam sistem kapitalis tidak akan benar-benar mampu mengsejahterakan rakyatnya.Dalam sistem kapitalis kekuasaannya dijadikan jalan untuk memperkaya diri dan untuk mengeruk sumber daya alamnya sebanyak banyaknya tanpa memikirkan dampak buruk nya ,bahkan negara lebih berpihak kepada kepentingan oligarki.Aparatur negarapun dijadikan alat untuk memperkuat Bahkan melindungi kekuasaannya, maka tidak heran jika rakyat semakin sengsara semakin miskin.Padahal sudah menjadi kewajiban negara untuk melindungi,megurusi, mensejahterakan rakyatnya.
SR memang gratis, namun hal ini tidak akan menjadi solusi bagi rakyat miskin,karena solusi dari kemiskinan tidak hanya cukup dengan sekolah gratis. Ini menunjukkan negara hanya mengurusi rakyat miskin yang tak mampu sekolah saja. Padahal masih banyak permasalahan penyebab kemiskinan tersebut,kurngnya lapangan pekerjaan dan rendahnya SDM juga menjadi penyebab semakin banyaknya kemiskinan.
Negara memiliki tanggung jawab untuk menyediakan berbagai fasilitas dan layanan yang mendukung kesejahteraan, seperti jaminan sosial, perlindungan sosial, lapangan pekerjaan, pelayanan kesehatan dan masih banyak lagi yang lainnya bukan hanya penyediakan pendidikan gratis.
Pemimpin Negara melalui kekuasaannya harus mampu memberikan keputusan, solusi yang benar yang tidak mengikuti hawa nafsunya tetapi harus lebih memikirkan kepentingan rakyatnya.
Allah SWT berfirman dalam QS Shad ayat 26:
يٰدَاوٗدُ اِنَّا جَعَلْنٰكَ خَلِيْفَةً فِى الْاَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوٰى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَضِلُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۢبِمَا نَسُوْا يَوْمَ الْحِسَابِ ࣖ
Artinya: “(Allah berfirman,) “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.
Maka menjadi pemimpin negara harus mampu menjadikan kekuasaan nya sebagai jalan untuk mengsejahterakan rakyatnya bukan hanya mengsejahterakan keluarga dan orang - orang terdekatnya saja.
SR sudah jelas bukan solusi tepat,karena hanya menjadi solusi tambal sulam saja.
Maka solusi apakah yang tepat untuk seluruh permasalahan masyarakat khususnya untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat?
Jawaban nya tentu saja hanya dengan syari'at Islam secara kaffah yang hanya dapat diterapkan oleh negara.
Islam akan memberlakukan pendidikan gratis kepada seluruh rakyatnya baik yang miskin maupun yang kaya tanpa terkecuali dan pada semua jenjang pendidikan.Rakyapun tanpa harus mengeluarkan biaya karena di tanggung sepenuhnya oleh negara.
Didalam Negara Islam sudah tersetruktur memiliki dana khusus untuk memenuhi seluruh biaya kebutuhan masyarakat nya.Negara juga menjamin kesejahteraan, terbukanya banyak lapangan pekerjaan,dan kemudahan kemudahan yang lainnya karena negara dalam Islam adalah prisai bagi rakyatnya, semuanya akan terwujud dengan penerapan syari'at Islam secara kaffah oleh negara yaitu tegaknya daulah Islam ( khilafah ).
Walahu alam bisawab
No comments:
Post a Comment