Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Persatuan Umat di Tengah Konflik Gaza

Sunday, July 13, 2025 | Sunday, July 13, 2025 WIB Last Updated 2025-07-13T07:01:07Z




Penulis: Zahra (Pegiat Dakwah)


Secara jumlah umat Islam di dunia mencapai 2,04 miliar jiwa, tetapi karena lemahnya persatuan umat Islam seluruh dunia, penjajahan di Gaza masih berlangsung hingga kini. Tragedi ini sungguh sangat memilukan. Ini bukti bahwa seharusnya umat Islam di dunia bersatu agar dapat menghentikan kezaliman yang dialami oleh saudara kita di Gaza.


Setiap hari kita menyaksikan anak-anak Palestina dibantai. Bahkan, setiap jam, setiap menit, setiap detik, banyak nyawa yang melayang dan banyak keluarga yang kehilangan orang-orang tercintanya. Masjid-masjid hancur, rumah sakit musnah, bahkan bom dan rudal hampir setiap hari terdengar. Penyaluran bantuan pun tidak sampai. Banyak pintu menuju Gaza diblokade.  Mirisnya, pemimpin-pemimpin negeri muslim tidak ada yang turun tangan dan mampu menghentikan kejahatan tersebut. 


Kondisi di atas adalah bukti nyata terpecahbelahnya dunia Islam dan kegagalan sistem kapitalisme dengan prinsip nasionalismenya setelah adanya perjanjian Sykes-Picot tahun 1916. Perjanjian Sykes-Picot berpengaruh sangat besar dalam membentuk nasionalisme, semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan, dan anti-intervensi asing di wilayah Islam yang dianggap penting secara sejarah dan spiritual. (zakat.or.id)


Pasca Perang Dunia I dan kekuasaan Utsmaniyah runtuh, wilayah Timur Tengah dibagi oleh Liga Bangsa-Bangsa menjadi beberapa negara seperti Irak Sudan, Suriah, Uni Emirat Arab, Mesir, Yaman, Kuwait, Yordania, dan Palestina. Ini penyebab adanya perpecahan umat Islam yang tidak lagi satu pemerintahan karena batas-batas politik dan kekuasaan. Bahkan,  wilayah Palestina saat ini masih terus terjajah oleh hasil politik dari kebijakan Inggris, yaitu berupa didirikannya negara penjajah Israel. Pembagian wilayah tersebut tidak mempertimbangkan identitas etnis dan agama, di mana telah menyebabkan konflik antar-kelompok di wilayah tersebut dan berdampak terpecahbelahnya umat muslim di wilayah-wilayah tersebut.


Namun demikian, dunia Barat mencatat, dahulu bersatunya umat Islam seluruh dunia dapat menguasai 2/3 wilayah dunia. Ini menjadi ancaman bagi negara-negara Barat. Maka dari itu, saat ini sistem di dunia Islam disekulerkan. Politik, ekonomi, pendidikan, dan sistem hidup lainnya di tengah umat Islam dijauhkan dari syariat Islam.


Ini menandakan bahwa harus segera menegakkan sistem Islam di seluruh dunia dan umat Islam harus segera bersatu. Bukti bahwa umat Islam bersaudara dan harus bersatu adalah sebagaimana firmah Allah Swt. berikut,


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ ۚ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ


"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat Rahmat." (TQS. Al‑Ḥujurat [49]: 10)


Rasulullah saw. menekankan dalam persaudaraan umat Islam dalam hadisnya. Beliau bersabda: 


اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضاً


"Orang mukmin dengan mukmin lain bagaikan bangunan. Masing‑masing saling menguatkan satu sama lain." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Umat Islam juga seharusnya tidak terpecah belah, sebagaimana firman Allah Swt.,


وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا


"Berpegangteguhlah kalian semua pada tali (agama) Allah dan janganlah bercerai berai." (TQS. Ali Imran [3]: 103)


Lantas apa yang seharusnya umat Islam di seluruh dunia lakukan melihat semua tragedi yang terjadi saat ini? Umat Islam di seluruh dunia seharusnya melakukan dakwah dan jihad memperjuangkan tegaknya kembali institusi penerap syariat Islam kaffah. Hanya inilah yang dapat mewujudkan persatuan umat Islam di seluruh dunia. Dengan adanya 1 pemimpin (khalifah) di dunia, negeri-negeri Islam yang terpecah belah akan kembali bersatu. Dengan persatuan umat Islam seluruh dunia niscaya akan dapat mewujudkan kesejahteraan dan dapat menghentikan kezaliman yang dialami oleh saudara kita di Gaza, bahkan kezaliman di dunia pada umumnya. Politik, ekonomi, dan pendidikan akan kembali ke sistem Islam. Dengan cara

inilah umat dapat mewujudkan kekuatan dan persatuan. Karena Umat Islam bagaikan satu tubuh, ketika ada salah satu umat merasakan sakit, yang lain pun ikut merasakannya


Wallahuallam bissawab.

2 comments:

×
Berita Terbaru Update