Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Saat Kemanusiaan Abaikan Palestina.Islam Hadir Sebagai Solusi Permasalahan Dunia

Saturday, June 14, 2025 | Saturday, June 14, 2025 WIB Last Updated 2025-06-14T06:13:46Z
Saat Kemanusiaan Abaikan Palestina.Islam Hadir Sebagai Solusi Permasalahan Dunia


Oleh Yani Riyani

Status Ibu Rumah Tangga


Otoritas militer Israel mengeluarkan larangan bagi warga Palestina di jalur Gaza untuk mendekati pusat-pusat distribusi bantuan.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee dalam pernyataannya di platform X,menyampaikan bahwa penutupan pusat distribusi dilakukan untuk keperluan renovasi,reorganisasi dan peningkatan efisiensi.

Adraee juga menghimbau masyarakat Gaza agar mengikuti informasi resmi dari Yayasan Kemanusiaan Gaza ( GHF) penyelenggara program distribusi bahan makanan pokok diwilayah tersebut.GHF telah mengumumkan bahwa pusat-pusat pusat bantuan akan ditutup pada hari rabu.

Penutupan ini terjadi sehari setelah Israel dilaporkan menyerang sekelompok warga Palestina yang tengah menunggu bantuan di bundaran Al-Alam,rafah selatan Gaza,serangan tersebut menewaskan sedikitnya 27 orang.


Lebih jauh,Kantor media pemerintah Gaza menyatakan bahwa sejak 27 Mei lalu serangan-serangan Israel disekitar pusat distribusi yang dikelola GHF dan didukung Israel dan Amerika Serikat telah menyebabkan 102 kematian dan mencederai 490 warga lainnya.( Dikutip dari Jakarta,Beritasatu.Com Rabu 4 mei 2025).


Konflik berkepanjangan yang terjadi di Palestina bukan hanya menjadi isu politik tetapi juga tragedi kemanusiaan yang menyentuh hati nurani siapapun setiap hari,kita menyaksikan anak-anak yang kehilangan keluarganya,rumah yang rata dengan tanah dan banyak masyarakat sipil yang hidup dalam ketakutan.Dalam kondisi seperti ini.


Rasa kepedulian kita sebagai umat Islam terhadap apa yang terjadi di Palestina bukanlah hal yang opsional ini merupakan bagian dari iman,bentuk nyata solidaritas dan wujud kepedulian terhadap sesama manusia.Namun lebih dari itu Palestina adalah simbol perlawanan dari ketidakadilan dan penjajahan,sesuatu yang seharusnya menjadi keprihatinan semua umat beragama dari manusia yang berakal sehat.


Palestina adalah tanah kharajiyah yang dibebaskan oleh Khalifah Umar bin Khatab Ra,dan tidak boleh ada yahudi yang tinggal disana.Pemerintah lewat Deklarasi Balfour menyatakan dukungan kepada konglomerat sekaligus pimpinan komunitas Yahudi di inggris Lord Rotschild,untuk masuk ke Palestina pada tahun 1948 negara-negara barat lalu mengetahui pendirian " Negara Zionis" itu.


Setahun kemudian (1949) PBB mengukuhkan eksitensinya lewat pengakuan mereka sebagai anggotanya.Dengan demikian hadirnya entitas yahudi di Palestina adalah legal.

Tidak akan pernah terjadi hal ini jika negara penjaganya ( Khilafah) masih ada.

Itulah sebabnya,penting bagi barat untuk menghapuskan eksistensi negara pelindung umat Islam ini.Agar kebijakan Internasional yang merugikan umat Islam bisa di legitimasi dan seakan sah walaupun pada faktanya yang terjadi adalah perebutan tanah umat Islam dan Genosida.


Problem Palestina adalah problem agama kita,kesadaran ini sangat penting untuk dimiliki umat,oleh karenanya tidak ada pihak selain Islam yang berhak mengatur dan memberikan jalan keluarnya,sebagaimana kita menyandarkan akhirat kepada agama,sama saja dengan masalah penjajahan Palestina.Umat Islam harus memiliki kesadaran diri.


Saat umat terpengaruh propaganda bahwa ini adalah masalah kemanusiaan,bukan masalah agama,disinilah titik kritis edukasikan berbelok kearah yang salah,seakan akan Islam bukan agama yang memiliki kerangka Idiologis yang mampu menyelesaikan seluruh problematika dunia.Umat Islam dibuat menyerah terhadap permasalahan penting dunia.Padahal Islam adalah Idiolagi yang mendunia.Syariatnya yang mampu memimpin dunia hingga lebih dari 13 abad lamanya.


Sejak berdirinya pemerintahan Islam di Madinah hingga 1924 Khalifah diruntuhkan melalui konspirasi inggris,maka mutlak yang menjadi awal perpecahan masalah Palestina adalah kembali pada kesadaran umat untuk menyelesaikan ini adalah masalah penjajahan fisik sehingga syariat menuntun untuk mengenyahkan penjajahan ini dengan aktivitas perang.

Allah SWT  berfirman: Dan bunuhlah mereka dimana kamu temui mereka dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu.Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam kecuali jika mereka memerangi kamu,maka perangilah mereka.Demikianlah balasan bagi orang kafir (TQS Al- Baqaroh (2)(190).


Walhasil,tuntunan Agama adalah wajib bagi pemimpin negeri-negeri Islam untuk memerintahkan tentaranya turun kelapangan membela Palestina hingga terusir Zionis Yahudi dari Palestina.Hendaklsh seorang muslim yang memiliki kekuasaan saat ini,merasakan dosa besar saat berdiam diri.Suatu saat Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban mereka atas kejadian ini.Takutlah mereka kepada hari menghisaban kelak.


Peran kita saat ini adalah peran dakwah dengan tujuan mengembalikan kesadaran umat Islam.Kesadaran bahwa kondisi saat ini adalah Hegemoni Barat terhadap umat Islam,dan kesadaran untuk lepas dari Hegemoni itu,inilah yang dikatakan peran mengembalikan Idiologis Islam.Barat berupaya sekuat tenaga menutupi kesadaran ini.Dengan berbagai propaganda dunia yang menipu dan menutupi kebokbrokan yang telah barat ciptakan atas dunia.


Hanya Dengan Islam yang mampu menjawab tantangan dunia.Mengembalikan kepercayaan umat Islam kepada aturan agamanya merupakan tugas yang memiliki kepentingan mendesak.Dunia tanpa aturan Islam akan menuju pada jurang kebinasaan.

Memperjuangkan tegaknya aturan Islam secara Kaffah,dorongan yang didasarkan pada keImanan terhadap Allah SWT.Mari kita memaksimalkan peran dakwah ditengah-tengah umat untuk mengembalikan kesadaran umat Islam.


Sesungguhnya dunia dibawah  Kapitalisme sudah diambang kehancuran,penjajahan,kemiskinan dunia karena ekonomi liberal kapitalistik,dan penyakit masyarakat karena sistem sosial sekuler,telah menjadikan umat Islam terus dalam kesengsaraan.Kembali ke Sistem Islam Kaffah solusi tuntas menyelesaikan permasalahan dunia.Walahualam bhishoab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update