Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

EKSPLOITASI RAJA AMPAT, BUKTI KERUSAKAN SISTEM

Tuesday, June 17, 2025 | Tuesday, June 17, 2025 WIB Last Updated 2025-06-17T13:00:52Z

Oleh Ummu Husna

Di saat kondisi dunia internasional semakin memanas dengan adanya issue genosida terhadap rakyat Palestina, ternyata issue dalam negeri pun tidak kalah menghebohkan masyarakat Indonesia. Pasalnya di berbagai media massa saat ini lagi ramai memberitakan kerusakan Raja Ampat sebagai salah satu tempat yang dikenal dengan surga dunia ini akibat diusik oleh para koorporasi. 

Ancaman Penambangan Nikel 

Munculnya aktivias penambangan Nikel di kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya memicu kontroversi dari masyarakat sipil setempat. Karena dari kegiatan penambangan tersebut pastinya berakibat pada kerusakan lingkungan terutama ekosistem yang ada di sana. Selain menimbulkan kerusakan ekologi dan pencemaran lingkungan, kegiatan tersebut juga memunculkan potensi tindak pidana korupsi bagi aparat setempat. 

Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) dalam aktivitas penambangan Nikel ini menemukan banyak sekali pelanggaran serius oleh pihak-pihak terkait. Keempat perusahaan tambang nikel tersebut, yakni PT Gag Nikel, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Anugerah Surya Pratama, dan PT Mulia Raymond Perkasa telah menjadi objek pengawasan oleh KLH (www.tirto.id, 07-06-2025).

Sementara ini pemerintah yang diwakili oleh KLH memutuskan untuk menghentikan operasional penambangan nikel tersebut karena besarnya sorotan publik akan kegiatan itu. Dipastikan kegiatan penambangan Nikel tersebut akan menjadi sebuah ancaman bagi keanekaragaman hayati yang dilindungi oleh negara bahkan oleh dunia internasional. Selain itu, penambangan ini juga melanggar Undang-undang Kelestarian Lingkungan. 

Kerusakan Sistem Kapitalisme

Kegiatan penambangan Nikel yang sejatinya membahayakan lingkungan ternyata dapat terus dilakukan dan berjalan sesuai kehendak mereka, meski pada dasarnya kegiatan tersebut jelas-jelas melanggar Undang-undang yang sudah ditetapkan negara. Hal ini dikarenakan bahwa para pengusaha atau koorporasi memang lebih berkuasa dan memiliki kedudukan yang lebih  penting daripada pemerintahan dalam sistem Kapitalis saat ini. 

Bagi mereka para pengusaha atau koorporasi, keuntungan adalah segala-galanya. Mereka tidak pernah memikirkan dampak positif ataupun negatif dari apa yang mereka lakukan. Asalkan mereka mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan modal yang dikeluarkan sekecil-kecilnya itu adalah prinsipnya. Sehingga bisa kita ketahui bahwa inilah bentuk nyata kerusakan sistem kapitalisme yang saat ini ada di tengah-tengah masyarakat.

Islam Solusinya

Islam adalah sebuah sistem yang sempurna yang dapat diterapkan dalam segala aspek kehidupan. Pun juga dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki oleh sebuah negara. Di dalam Islam menetapkan bahwa sumber daya alam adalah milik umum yang pengelolaannya diserahkan kepada negara. Artinya negara yang berkewajiban untuk mengelola segala sumber daya alam yang ada dan hasil pengelolaannya nanti semuanya akan dikembalikan kepada rakyat. 

Islam juga mewajibkan kepada seluruh rakyatnya untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan tempat tinggalnya. Karena hal itu nantinya akan mempengaruhi keberlangsungan hidup manusia itu sendiri. Negara akan memberikan sanksi yang tegas bagi rakyatnya atau individu-individu yang melakukan pengrusakan terhadap lingkungan. Rakyat bersama-sama dengan negara akan saling bahu membahu untuk melindungi dan menjaga kelestarian lingkungan yang ada. Yang pasti tugas seorang pemimpin di dalam Islam adalah menjalankan aturan-aturan sesuai dengan hukum syara’. Dan seorang pemimpin adalah raa’in yang akan mendampingi, mengawasi dan senantiasa memperhatikan rakyatnya dalam mengelola Sumber Daya Alam dan menjaga kelestarian lingkungannya.

 Wallahu a’lam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update