Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Premanisme Meresahkan, Islam Memberi Jaminan Keamanan

Thursday, May 15, 2025 | Thursday, May 15, 2025 WIB Last Updated 2025-05-15T00:34:20Z
Premanisme Meresahkan, Islam Memberi Jaminan Keamanan

Oleh : Indah Riskiya

 (aktivis dakwah di Situbondo)

Akhir-akhir ini aksi premanisme sangat meresahkan. Oleh karena itu, polisi diminta untuk menindak tegas bentuk premanisme. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI ketika melakukan kunjungan kerja ke Polda Metro Jaya. Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk aksi premanisme harus segera diatasi dengan cepat di seluruh Indonesia bukan hanya di Jakarta saja.


Bentuk premanisme makin kreatif. Kalau dulu bersifat individu, sekarang semakin berani dengan berkelompok, bahkan telah terbungkus melalui ormas. Namun, aksi premanisme yang tak jarang menggunakan senjata saat melakukan aksinya, tetap saja menciptakan keresahan karena mengancam keselamatan warga. Premanisme juga tidak menciptakan iklim bisnis yang kondusif, sehingga banyak perusahaan terganggu dan dirugikan, termasuk masyarakat.


Sedangkan penyebab munculnya aksi premanisme itu sendiri karena adanya ide sekularisme kapitalisme yang telah mempengaruhi cara pandang masyarakat yaitu pemisahan antara agama dan kehidupan. Sehingga masyarakat dijauhkan dengan akhlak yang baik dan menjadi sangat egois dalam mencapai kebutuhan hidup atau materi. Selain itu, penerapan sistem sekularisme kapitalisme dalam kehidupan juga telah melahirkan kemiskinan, sulitnya lapangan kerja, dan berakibat tingginya angka kriminalitas, termasuk semakin menyebarnya aksi premanisme yang sulit dituntaskan.


Dalam kasus ini, pemerintah menyolusi dengan dibentuknya Ormas dan Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme yang meliputi TNI, Polri, serta seluruh instansi terkait. Satgas ini nantinya ada dalam satu komando terpadu dan bersifat responsif. Selain itu, Satgas juga bertugas membina ormas-ormas bermasalah semacam ormas yang mengganggu keamanan dan menghambat laju investasi bisnis. 


Akan tetapi, solusi dan hukum yang lemah akibat penerapan demokrasi kapitalisme ini, justru menjadikan pelaku premanisme tidak jera dan semakin bertambah. Apalagi sistem sanksi yang dilakukan di Indonesia seperti sanksi tebang pilih menjadikan rasa tidak aman bagi warga negara.


Berbeda dengan Islam yang mengutamakan ketakwaan individu. Penerapan sistem pendidikan berbasis akidah Islam niscaya dapat menciptakan masyarakat berkepribadian Islam, yakni punya pola pikir dan pola sikap Islam. Sehingga ketika terjadi perselisihan maka akan diselesaikan dengan cara pandang Islam. 


Dalam Islam, setiap kejahatan diberikan hukuman yang sangat tegas dan menjerakan. Tujuannya supaya para pelaku tidak mengulangi kembali perbuatannya dan orang lain tidak berkeinginan melakukan kejahatan yang sama. Kasus kejahatan premanisme merupakan pelanggaran hukum syarak maka akan ada sanksinya dalam Islam. Namun jenis sanksi dalam Islam disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang terjadi. 


Ada beberapa kategori jenis sanksi yang ditetapkan kepada pelaku aksi Premanisme. Pertama, jika pelaku aksi premanisme hanya melakukan penganiayaan, maka hanya ditetapkan sanksi jinayah. Kedua, jika pelaku sampai melakukan pembunuhan, bisa dijatuhi sanksi bagi pembunuh, yaitu kisas. Ketiga, jika kejahatannya termasuk dalam terkategori takzir, maka sanksinya akan ditetapkan oleh khalifah atau kadi.


Dari paparan di atas, hanya dalam sistem Islam, aksi premanisme dapat dicegah serta ditangani dengan baik. Tidak akan pernah ada sanksi yang lebih sempurna dalam menangani kejahatan selain sanksi yang berasal dari ketetapan Allah Swt. Wallahu a'lam bish showab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update