Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Khilafah Adalah Kunci Kebebasan Palestina

Tuesday, May 06, 2025 | Tuesday, May 06, 2025 WIB
Khilafah Adalah Kunci Kebebasan Palestina

Oleh Fina Fadilah Siregar 

(Aktivis Muslimah) 


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan Senin (21/4/2025) malam bahwa dia tidak akan menerima pembentukan kekhalifahan mana pun di pantai Mediterania. Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa respons Israel tidak akan terbatas pada Yaman, tetapi akan meluas ke Lebanon dan wilayah lainnya.


"Kami tahu betul siapa yang harus kami lawan, dan saya katakan kepada Houthi: setiap serangan terhadap kami akan dibalas dengan serangan, dan ini berlaku di Lebanon dan front lainnya,” ancam Netanyahu, seperti dikutip dari RT (21/4).


Ia menambahkan, “Saya telah berulang kali mengatakan bahwa kami akan mengubah wajah Timur Tengah, dan itulah yang sebenarnya sedang kami lakukan sekarang. Berkat keputusan dan keteguhan pemerintah saya, kami telah memutus poros kejahatan di Gaza, Lebanon, Suriah, dan di tempat lain. Kami mengenal musuh kami dengan baik, dan kami tidak akan menerima keberadaan kekhilafahan di sini atau di Lebanon. Kami berupaya untuk memastikan kelangsungan hidup Israel.” RT (21/4). 


Terkait dengan Houthi, Netanyahu mengindikasikan bahwa mereka menerima pukulan keras dari sekutu Amerika, dan bersumpah bahwa respons Israel akan keras.


“Kelompok Houthi membanggakan peluncuran pawai yang disebut ‘Yaffa’, dan saya katakan kepada mereka bahwa Yaffa tidak diduduki, dan tanggapan tegas kami terhadap Anda akan datang.” ucap Netanyahu.  RT (21/4). 


Netanyahu juga mengirim pesan ke Lebanon. “Setiap serangan terhadap Israel akan dibalas dengan serangan balik dan ini berlaku di Lebanon dan juga di semua lini lainnya.” RT (21/4). 


Klaim Netanyahu yang menolak khilafah sejatinya menggambarkan ketakutan akan kekuatan umat Islam yang mulai terbentuk kesadarannya dengan menyerukan jihad dan tegaknya khilafah sebagai solusi di tingkat global. Umat mulai menyadari bahwa solusi yang ditawarkan Barat bukanlah solusi hakiki. Makin jelas pula bahwa dakwah menyerukan jihad dan khilafah bukan hanya sekedar bicara  alias NATO (No Action Talking Only). Sudah seharusnya umat menyambut seruan ini karena jihad dan khilafah bukanlah omong kosong belaka. Khilafah adalah kunci kebebasan Palestina. 


Khilafah adalah ajaran Allah dan bisyarah Rasulullah yang pasti akan terwujud. Musuh Allah pasti menghalangi tegaknya khilafah. Begitu juga penguasa muslim pengkhianat akan mendukung mereka karena kecintaan mereka pada kekuasaan dan dunia.


Oleh karena itu, umat harus menguatkan keyakinannnya dan berjuang untuk menjemput nashrullah. Hari ini tampak jelas kerusakan sistem kapitalisme sekulerisme. Umat muslim hanya diam menyaksikan pembantaian yang dilakukan oleh Zionis kepada rakyat Palestina. Para penguasa negeri-negeri muslimpun tak tergerak untuk mengirimkan tentaranya untuk berperang melawan Israel. Kebutuhan umat Islam akan khilafah sudah semakin nyata. 


Perjuangan ini harus dipimpin oleh jamaah dakwah ideologis yang mengikuti metode Rasulullah. Para pengembannya harus makin menguatkan dakwah kepada umat dan memanfaatkan situasi hari ini untuk membangun kesadaran umat. Walaupun upaya mendakwahkan ke tengah-tengah umat ini tidak mudah, namun para pengemban dakwah ideologis ini tetap harus berusaha dengan segala daya upaya untuk memahamkan umat seraya terus memohon kepada Allah agar Allah memberikan pertolongan-Nya dalam upaya memperjuangkan agama-Nya karena hanya khilafahlah yang dapat menuntaskan persoalan Palestina. 


Wallahu a'lam bishshowaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update