Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gaza Butuh Pertolongan, Umat Butuh Khilafah

Saturday, May 10, 2025 | Saturday, May 10, 2025 WIB Last Updated 2025-05-10T14:28:53Z




Oleh Firda

Mahasiswa


Dilansir Antara.news Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (25/4) mengatakan bahwa pihaknya telah kehabisan stok makanan di Jalur Gaza karena perlintasan perbatasan masih ditutup. "Hari ini, WFP mengirimkan stok makanan yang tersisa ke dapur-dapur makanan siap saji di Jalur Gaza. Dapur-dapur ini diperkirakan akan kehabisan makanan dalam beberapa hari ke depan," menurut pengumuman WFP dalam sebuah pernyataan. Menurut organisasi tersebut, dapur umum telah menjadi satu-satunya sumber bantuan makanan yang konsisten bagi orang-orang di Gaza selama berpekan-pekan. 

Gaza makin mengerikan. Makanan tidak tersedia, yang ada hanya pasta dan nasi yang jumlahnya sangat sedikit. Apalagi setelah pengeboman satu-satunya pabrik roti yang masih berdiri. Harga bahan-bahan di pasaran sangat tinggi dan itupun hampir habis. Ketersediaan air juga makin langka. Dan dapur-dapur umum sudah tidak bisa beroperasi karena habisnya bahan. 

Sayangnya apa yang kita saksikan hari ini, para penguasa Arab dan dunia Islam bukan saja berdiam diri. Mereka bahkan menutup rapat pintu perbatasan demi mencegah kedatangan pengungsi Gaza yang menderita. Ironisnya, para penguasa muslim itu membiarkan negerinya menjadi tempat kedatangan pesawat tempur AS untuk membantu Zion*s Yahudi. Mereka pun membuka pelabuhan untuk kapal-kapal pembawa minyak ke negeri Yahudi. Mereka juga masih membuka hubungan perdagangan dengan Yahudi. 

Para penguasa muslim itu sama sekali enggan menggerakkan jutaan tentara mereka, ribuan tank baja dan kendaraan tempur, pesawat jet dan pengebom, serta drone militer yang mereka miliki. Semua dibiarkan tetap berada di barak-barak militer dan gudang persenjataan. Tidak ada pertolongan yang mereka berikan untuk Gaza dan balasan atas kekejaman militer Zion*s Yahudi. 

Solusi yang ditetapkan Allah atas penjajahan Palestina, yaitu jihad, sebagaimana perintah Allah dalam Al Baqarah 190 tidak kunjung dilakukan sehingga kondisi Gaza makin mengerikan.  Apalagi penguasa negeri-negeri Muslim justru berkhianat pada umat. Solusi tuntas Palestina membutuhkan upaya untuk mengakhiri pengkhianatan, yaitu dengan persatuan umat dalam naungan khilafah. Sebagaimana dulu  Rasulullah saw. menghadapi Yahudi, maupun perang Hittin. Palestina hanya bisa diselamatkan dengan jihad dan khilafah. Umat harus berjuang untuk mewujudkannya. 

Bukankah ini menunjukkan bahwa umat memang membutuhkan kehadiran perisai untuk mereka, yakni Khilafah Islamiah. Ini sebagaimana sabda Nabi saw., “Sesungguhnya Imam (Khalifah) adalah perisai. Orang-orang  berperang di belakangnya dan berlindung kepada dirinya.” (HR Muslim). 

Makna ”Al-Imâm Junnat[un]”  dijelaskan oleh Imam An-Nawawi, “Maksudnya, Imam (Khalifah) itu ibarat tameng. Ia mencegah musuh untuk menyerang (menyakiti) kaum muslim, juga mencegah masyarakat untuk saling menyerang satu sama lain. Ia pun melindungi keutuhan Islam. Ia disegani oleh masyarakat dan mereka pun takut terhadap kekuatannya.” (Syarh An-Nawawi ’alaa Muslim, 12/541).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update