Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bebaskan Gaza dengan Khilafah

Wednesday, May 28, 2025 | Wednesday, May 28, 2025 WIB Last Updated 2025-05-28T00:59:30Z
Bebaskan Gaza dengan Khilafah


Oleh : Risnawati 

(Pegiat Literasi)


Mengerikan! Politikus AS minta Gaza dibom dengan nuklir. Seperti dilansir dalam laman Gaza, Beritasatu.com – Hamas yang merupakan gerakan perlawanan Palestina menyampaikan kecaman keras terhadap pernyataan Randy Fine, anggota Kongres Amerika Serikat (AS), yang menyarankan penggunaan bom nuklir terhadap wilayah Jalur Gaza.


Dalam pernyataan resminya, Hamas menilai seruan dari politikus Partai Republik itu merupakan bentuk hasutan genosida terhadap rakyat Palestina.


“Seruan ekstremis ini adalah kejahatan besar dan memperlihatkan mentalitas fasis rasis yang menguasai pikiran politisi Amerika,” ungkap Hamas, seperti dikutip Antara dari Anadolu.


Telaah Akar Masalah


Pernyataan anggota Kongres AS Randy Fine yang menyerukan penggunaan bom nuklir di Jalur Gaza, adalah pernyataan yang tidak etis, tidak sah secara hukum internasional, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan dan agama

Pernyataan itu menjadi bukti nyata bahwa umat Islam mendapatkan penghinaan luar biasa ini. mirisnya pemimpin negeri muslim tak terdorong untuk menunjukkan pembelaan atas agamanya ini. mereka tetap bergeming demi menjaga kekuasaannya, padahal gaza sungguh telah dihancurkan sedemikian rupa. Mereka makin kuat pengkhianatannya di dunia.

Gambaran kerusakan dan kekejaman di gaza menunjukkan buruknya sistem hidup hari ini yang tak memuliakan manusia sebagai makhluk terbaik ciptaan Allah. Sistem yang tega membunuh bayi-bayi yang tak berdosa ini jelas tidak layak memimpin dunia dan mengatur hidup manusia.


Di sisi lain hingga detik ini, Dewan Keamanan PBB nyatanya tidak bertindak apa-apa. Puluhan resolusi yang terus  digaungkan untuk menyelesaikan persoalan Palestina faktanya tak ada satu pun yang menyelesaikan hingga tuntas permasalahan Palestina. Bahkan, tak memberikan pengaruh kekuatan apa-apa pada Israel.  Alih-alih bisa memaksa Zionis untuk segera menghentikan kekejamannya atas warga Gaza Palestina, yang terjadi adalah penjajahan akan terus berlanjut dan semakin brutal.


Karena itu, sudah seharusnya kaum Muslimin memahami hal mendasar yang menjadi akar masalah terjadinya penjajahan atas Palestina yang terus berulang.


Penjajahan Gaza Palestina yang berlarut-larut disebabkan  karena tak ada kekuatan besar umat Islam yang mampu mengusir penjajah. Semua ini terjadi kerena ide nasionalisme sudah berakar di negeri Muslim.


Butuh Solusi Sistemik


Islam menghormati nyawa manusia, bahkan dalam peperangan sekalipun, Islam memerintahkan untuk berlaku baik dan menjaga nyawa penduduk sipil serta fasilitas umum,. Islam memlilki aturan perang yang sangat luar biasa indahnya.


Umat semestinya sadar bahwa sejatinya urusan Gaza, Palestina ini ada pada kesadaran pada umat Islam karena sejatinya merekalah pemilik hakiki kekuasaan. Melalui merekalah hak untuk memilih penguasa yang siap menjalankan syariat Islam, termasuk yang siap mengurus dan menjaga rakyatnya dari segala bentuk kezaliman dan upaya penjajahan.


Oleh karenanya, tidak cukup hanya menuntut penguasa membela Gaza dengan turun ke jalan. Umat harus berupaya mewujudkan kepemimpinan yang benar-benar berlandaskan Islam, yakni seorang khalifah yang berfungsi sebagai rain (pengatur) dan junnah (penjaga) bagi umat dengan menerapkan hukum-hukum Islam.


Walhasil, menghadirkan kembali tegaknya Khilafah, yang tidak akan tunduk pada kekufuran karena Islam jelas-jelas mengharamkan. Khalifah sebagai pemimpinnya akan memobilisir seluruh kekuatan, termasuk memimpin jihad, mengerahkan tentara dan senjata, demi membela umat dan menghilangkan segala bentuk kezaliman, termasuk membela muslim Gaza. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya imam/khalifah adalah perisai, orang-orang berperang di belakangnya dan menjadikannya pelindung. Jika ia memerintahkan ketakwaan kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan berlaku adil, baginya terdapat pahala dan jika ia memerintahkan yang selainnya, ia harus bertanggung jawab atasnya.” (HR Muslim).


Sungguh saat ini posisi umat Islam sedang berada di titik nadir berbagai bidang kehidupan. Betapa tidak! Kondisi umat Islam di dunia hari ini benar-benar seperti gambaran Rasulullah saw., yakni seperti buih di lautan atau seperti hidangan yang diperebutkan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.


Sudah saatnya kekuatan sebuah negara adidaya yang dibangun di atas kesadaran ideologis umat tentang kewajiban menerapkan seluruh syariat Islam dan kemestian mereka bersatu di bawah satu kepemimpinan Islam. Dengan kata lain, upaya membebaskan Palestina dengan jihad sejatinya butuh komando seorang pemimpin yang kekuasaannya merepresentasi Islam dan umat Islam di seluruh dunia. Kepemimpinan inilah yang akan mampu memobilisasi semua potensi umat, termasuk tentara dan senjata yang tersebar di berbagai wilayah dan mengerahkannya untuk segera mengusir penjajah  dari bumi Gaza Palestina. 


Dengan demikian, menghadirkan kembali kepemimpinan seperti ini seharusnya menjadi agenda utama umat Islam, dan gerakan-gerakan dakwah yang concern ingin menolong muslim Gaza Palestina khususnya, sekaligus membela seluruh kaum muslim yang saat ini sedang terzalimi di negeri-negeri lainnya. Jadi, Khilafah Islam hanya bisa tegak jika ada dukungan mayoritas umat Islam dan para pemilik kekuatan untuk segera mewujudkannya. Wallahu a'lam.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update