Joni Putra Sikumbang
Dewan Pengawas LAN Sumbar
Peredaran narkoba yang semakin marak belakangan ini telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan masyarakat, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Di berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat, dampaknya semakin terasa dan tidak mengenal batas usia maupun status sosial. Joni Putra Sikumbang, salah seorang tokoh masyarakat Sumbar yang dikenal peduli terhadap generasi muda, mengaku sangat prihatin melihat kondisi ini.
Menurut Joni, narkoba bukan hanya merusak tubuh dan mental individu, tetapi juga menghancurkan struktur sosial masyarakat. “Kita kehilangan generasi muda yang seharusnya menjadi harapan bangsa. Mereka justru menjadi korban dari peredaran gelap narkoba yang terus meluas,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kecanduan narkoba kerap menyebabkan konflik keluarga, meningkatnya angka kriminalitas, hingga menurunnya produktivitas masyarakat.
Dari sisi ekonomi, peredaran narkoba turut berdampak pada beban negara dan masyarakat. Biaya rehabilitasi, pengobatan, serta penegakan hukum terus meningkat. Lebih parah lagi, narkoba juga mematikan potensi produktif para generasi muda. Banyak anak muda yang seharusnya bisa berkontribusi pada pembangunan daerah, justru terjerumus dan kehilangan masa depan.
Sebab-Sebab Maraknya Narkoba
Beberapa faktor utama menjadi penyebab maraknya peredaran narkoba.
Pertama, lemahnya pengawasan di tingkat lingkungan, baik oleh keluarga maupun masyarakat.
Kedua, adanya celah hukum terhadap penindakan pengedar narkoba.
Ketiga, tekanan sosial dan ekonomi yang membuat sebagian orang mencari pelarian instan melalui zat adiktif. Selain itu, kurangnya edukasi tentang bahaya narkoba di sekolah maupun media turut memperparah keadaan.
Tak kalah penting, budaya permisif di kalangan anak muda juga menjadi pemicu. Dianggap sebagai gaya hidup modern atau cara cepat untuk "menikmati hidup", narkoba masuk lewat pergaulan bebas yang tak terkendali.
Solusi dan Upaya Bersama
Joni Sikumbang menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memberantas narkoba. “Ini bukan hanya tugas aparat atau pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Orang tua, guru, pemuka agama, dan tokoh masyarakat harus bersatu,” ujarnya. Edukasi sejak dini tentang bahaya narkoba harus ditingkatkan, baik melalui kurikulum sekolah maupun kegiatan kemasyarakatan.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius menindak jaringan pengedar narkoba dan menyediakan fasilitas rehabilitasi yang memadai. Program pembinaan dan pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda pun harus digalakkan agar mereka memiliki kegiatan positif dan masa depan yang lebih cerah.
Dengan kolaborasi semua pihak, Joni yakin bahwa peredaran narkoba bisa diminimalisir bahkan dihentikan. “Jangan biarkan narkoba merusak generasi kita. Mari kita lawan bersama,” tutupnya penuh harap.

No comments:
Post a Comment