Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bebaskan Palestina dengan Islam Kaffah

Thursday, April 10, 2025 | Thursday, April 10, 2025 WIB

 



Oleh: Izzah Saifanah 


Sekitar 39.384 anak Palestina telah kehilangan satu atau kedua orang tua mereka akibat lebih dari 500 hari pengeboman brutal, angka ini dirilis menjelang Hari Anak Palestina pada 5 April 2025. Genosida Israel di Gaza telah menciptakan krisis anak yatim terbesar dalam sejarah modern. 


Siapa pun yang menyaksikan penderitaan warga muslim Gaza, termasuk anak-anak di sana, akan mendapati bahwa apa yang dilakukan oleh entitas Zion*s itu sudah di luar batas kemanusiaan. Kejahatan yang dilakukan puluhan tahun dan makin intens dilakukan dua tahun terakhir, tentu tidak bisa dimaafkan. Lantas, apa kontribusi dunia internasional atas fakta genosida di Palestina? Faktanya, mereka hanya mengecam tanpa ada tindakan riil menghentikan serangan.


Sistem kapitalisme yang diberlakukan di dunia hari ini telah menunjukkan pengkhianatan nyata terhadap nasib anak-anak Palestina. Jangankan hak atas makanan, pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan perlindungan atas kekerasan, hak hidup saja mereka tidak mendapatkan jaminan. Betapa banyak anak-anak Palestina yang menjadi korban penjajahan entitas Yahudi, tetapi AS sebagai negara adidaya hari ini justru abai terhadap kondisi tersebut.

Mengusir entitas Yahudi laknatullah dari bumi Palestina dan menghentikan segala bentuk serangan yang mereka lakukan adalah satu-satunya solusi untuk menyelamatkan muslim Palestina dari segala bentuk penderitaan. Membebaskan seluruh bumi Palestina, mulai dari sungai hingga lautnya hingga mengikis habis entitas Yahudi sampai tidak menyisakan lagi kekuatan Yahudi di bumi Palestina, merupakan solusi yang dituntun oleh syariat Islam.


Ya, satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah Palestina adalah jihad. Jihad adalah ajaran Islam. Jihad adalah perang melawan kaum kafir untuk menegakkan agama Taala. Namun, berharap para penguasa negeri-negeri muslim mengirimkan tentaranya untuk mengenyahkan tentara penjajah dari bumi Palestina, tampaknya hanya akan berbuah harapan kosong. Bagaimana tidak? Penguasa negeri-negeri muslim hari ini tidak lain merupakan antek Barat. Penguasa negeri-negeri muslim makin memasrahkan diri kepada AS sebab mereka pada hakikatnya adalah alat Barat yang kekuasaannya dikendalikan oleh negara adidaya hari ini, AS.


Oleh karenanya, yang bisa melakukan aktivitas jihad dengan visi politik sahih hanyalah Negara Islam Hadirnya negara yang menerapkan aturan Islam secara kafah dan menyatukan negeri-negeri Islam, akan mengarahkan kaum muslim kepada perlawanan yang hakiki melawan kafir penjajah. Pada saat itulah anak-anak kaum muslim merasakan kebahagiaan hidup, ketenangan, dan harapan masa depan yang terang-benderang.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update