(Aktivis Muslimah Deli Serdang).
Akhirnya terkuaklah ambisi Amerika Serikat sebenanya terhadap Gaza, apa yang menjadi rencana dan visi tersembunyi Amerika dan genjatan senjata antara pejuang Hamas dan Zionis Israel. Melalui pernyataan Trump yang menolak rencana Mesir Soal Gaza, dan dukungan Trump terhadap visi pembersihan etnis Palestina. Bersamaan dengan ini, makin terlihat secara jelas bagaimana pengkhianatan para pemimpin muslim terhadap Gaza.
Dilansir dari TRIBUNNEWS.COM- Washington telah menolak usulan Mesir mengenai Gaza pascaperang yang diajukan oleh negara-negara Arab pada pertemuan puncak di Kairo minggu ini, yang memperkuat visi Presiden AS Donald Trump mengenai pengusiran warga Palestina dan pengambilalihan jalur tersebut.
Negara-negara Arab mendukung rencana Mesir untuk membangun kembali Gaza yang menolak pemindahan penduduk Palestina.
"Usulan saat ini tidak membahas kenyataan bahwa Gaza saat ini tidak dapat dihuni dan penduduknya tidak dapat hidup secara manusiawi di wilayah yang tertutup puing-puing dan persenjataan yang belum meledak," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Brian Hughes dalam sebuah pernyataan pada tanggal 4 Maret.
Trump menipu Mesir dan Yordania dalam pidato atau pernyataan sebelumnya bahwa mereka akan membangun kembali Gaza.
Presiden Trump mengatakan tetap pada visinya untuk membangun kembali Gaza yang bebas dari Hamas. Trump berharap adanya pembicaraan lebih lanjut untuk membawa perdamaian dan kesejahteraan ke wilayah tersebut.
Dan pada pertemuan puncak yang sangat dinanti-nantikan di Kairo pada hari Selasa, negara-negara Arab mendukung rencana Mesir untuk membangun kembali rencana Gaza.
Rencana tersebut akan membuat Hamas menyerahkan pemerintahannya atas Gaza.
Dalam pidatonya, Mesir membuat proposal membangun kembali Gaza dan ditolak oleh Trump.
Draf terperinci rencana Mesir yang diperoleh Sputnik membayangkan akan menyisihkan $53 miliar untuk membangun kembali jalur tersebut dan membentuk sebuah komite untuk mengelolanya selama enam bulan sebagai persiapan untuk kembalinya Otoritas Palestina (PA).
Sebagai bagian dari rencana Mesir, sebuah konferensi internasional untuk rekonstruksi Gaza di Kairo akan diadakan akhir bulan ini.
Namun kemudiam Trump menolak proposal Mesir. Hal ini menunjukkan ketidakonsistenan ucapan Trump.
Omongan Trump yang berubah-ubah sejak awal telah menunjukkan bahwa dia konsisten pada satu hal yaitu mengambil alih Gaza dan memberikannya kepada Zionis Yahudi. Trump mengumumkan pada bulan Februari bahwa Washington bermaksud mengambil alih Gaza dan mengusir penduduknya.
Ia mengklaim inisiatif tersebut bertujuan untuk menemukan lokasi yang lebih aman bagi warga Palestina sementara tim pembangunan internasional mengambil alih tugas membangun kembali jalur yang hancur dan terkepung itu.
Presiden mengatakan rencananya bertujuan untuk mengubah Gaza menjadi “Riviera Timur Tengah.”
Namun kemudian ia menarik kembali pernyataannya, dan pada akhir Februari menyatakan bahwa ia tidak ingin memaksakan rencana tersebut tetapi akan merekomendasikannya.
Trump mengatakan dalam pidatonya di Kongres pada hari Selasa, “kami akan membawa kembali sandera kami dari Gaza” – tanpa menyebutkan gencatan senjata di Gaza atau rencananya untuk jalur tersebut.
Israel telah menghalangi gencatan senjata agar tidak berlanjut ke tahap kedua, dan dilaporkan sedang membuat rencana untuk memulai kembali perang melawan Gaza.
Ini jelas menunjukkan omongan Trump hanyalah tipuan dan hanyalah sebuah strategi jahat terselubung dibalik semua pernyataannya. Beginilah para kaum kuffar penjajah itu. Omongan mereka tidak akan bisa dipercaya. Karena kebencian mereka yang ada didalam hatinya lebih besar lagi daripada apa yang terlihat terhadap kaum muslimin.
Allah SWT sudah memperingatkan kepada kaum muslimin terhadap sikap kaum kuffar didalam firman Nya.
QS. Ali 'Imran(3): 118
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْا بِطَانَةً مِّنْ دُوْنِكُمْ لَا يَأْلُوْنَكُمْ خَبَالًاۗ وَدُّوْا مَا عَنِتُّمْۚ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاۤءُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۖ وَمَا تُخْمْ اَكْبَرُۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ ١١٨
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil teman kepercayaan dari orang-orang di luar kalangan (agama)-mu (karena) mereka tidak henti-hentinya (mendatangkan) kemudaratan bagimu. Mereka menginginkan apa yang menyusahkanmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang mereka sembunyikan dalam hati lebih besar. Sungguh, Kami telah menerangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu berpikir.
Disisi lain, pengkhianatan pemimpin negara-negara Arab dan pemimpin negeri muslim terdekat seperti Mesir dan Yordania telah dengan mata telanjang. Dari pidato mereka yang sangat jelas tentang rekonstruksi Gaza, yang tetap menguatkan visi Presiden AS untuk mengusir penduduk warga Palestina dan mengambil alih jalur tersebut dari pemerintahan Hamas. Dan selama ini para pemimpin negeri Muslim tersebut tidak pernah mengirimkan satu pasukan tentara pun untuk membebaskan Palestina. Padahal Mesir dan Yordania adalah tetangga paling dekat dengan Palestina. Bahkan kondisi saat ini Gaza, bantuan kemanusiaan bagi mereka dihancurkan Zionis Israel, mengakibatkan kondisi kelaparan yang luar biasa. Dan pengepungan tentara Zionis. Namun para penguasa negeri Muslim hanya sibuk berpidato tanpa aksi tanpa melihat bagaimana kondisi Gaza yang hancur dan tidak dapat hidup secara manusiawi.
Mereka telah berada di pihak Trump, karenanya dia sangat percaya diri dengan tiap ucapannya.
Bahkan dalam tweetnya, Trump mengancam Mujahidin dengan kedudukannya sebagai presiden AS.
Dalam pertemuan dengan Mujahidin. Presiden Amerika Donald Trump, pemimpin negara dengan militer terkuat di dunia, telah mengeluarkan “peringatan terakhir” kepada Hamas dengan meminta kelompok tersebut untuk segera membebaskan semua tawanan yang ditahan di wilayah tersebut atau menghadapi “Neraka”.
Presiden AS juga mengancam warga Palestina di Gaza dengan kematian jika mereka menahan warga Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Brigade Mujahidin, sayap bersenjata Gerakan Mujahidin Palestina, mengutuk ancaman Trump, dengan mengatakan hal itu menunjukkan "desakan pemerintah AS untuk terus menjadi mitra dalam genosida terhadap rakyat Palestina".
“Ancaman Trump hari ini dengan jelas memperlihatkan wajah buruk Amerika Serikat dan menunjukkan kurangnya keseriusan serta penolakannya terhadap perjanjian yang dimediasinya,”
Wahai kaum muslimin. Solusi tuntas atau persoalan Palestina hanyalah Jihad dan Khilafah. Bahasa yang didengar oleh Zionis Israel dan negara kafir penjajah yang membantunya hanyalah Perang. Palestina bisa dibebaskan dari penjajahan dan merdeka secara hakiki, hanya bdengan memobilisasi tentara dari seluruh negeri kaum muslimin untuk mengusir para Israel dan para kaum kafir penjajah, perampas tanah kaum muslimin. Dan mengembalikan tanah yang diberkahi kepada pemilik sejatinya yaitu kaum muslimin. Dan kondisi penduduk Palestina akan baik kembali. Namun tidak mungkin umat mengharapkan para pemimpin negeri Muslim itu untuk memobilisasi tentara nya. Bahkan mereka hanya sibuk berpidato tentang solusi dua negara yang menyenangkan hati orang kafir dan musuh Islam. Para pemimpin negeri Muslim itu adalah para pengkhianat yang berdiri bersama para penjajah itu. Masihkah mempercayai mereka??
Wahai para mujahidin Palestina yang mulia masihkah Anda percaya pada para pemimpin muslim pengkhianat itu yang hanya berpura-pura baik didepan umat?
Sungguh hanya kepemimpinan yang menerapkan sistem Islam yaitu Khilafah lah yang mau dan mampu memobilisasi tentara muslimin untuk menyerukan dan memerintahkan Jihad fisabilillah
Untuk membebaskan Palestina. Hanya Khilafah solusi tuntas Palestina dan hanya Khilafah yang dapat melindungi umat dari musuh mereka.
Dari Abu Hurairah radhiyallâhu ’anhu. bahwa Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,
إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ
”Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu perisai yang (orang-orang) akan berperang mendukungnya dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)-nya.” (HR.Muttafaqun ’Alayh).
Maka dari itu untuk mewujudkan Khilafah butuh adanya partai politik yang ideologis yang akan mewujudkan solusi tuntas jihad dan Khilafah bagi penyelesaian penjajahan atas Palestina.
Partai ini akan mencerdaskan umat memiliki kacamata ideologis dalam melihat problem Palestina dan tidak mudah tertipu dengan narasi yang diciptakan Barat dan anteknya. Hizbut Tahrir ada bersama umat dan bersama para Mujahidin yang mulia. Mencintai umat dan selalu berdakwah siang dan malam dengan ikhlas dan istiqomah mengajak umat, menyeru dan mencerdaskan umat dengan kembali kepada kehidupan Islam. Oleh karena itu penuhilah seruan Hizbut Tahrir dan berilah dukungan anda. Jadilah kalian sebagaimana Ansharallah. Wahai Ahlul militer, wahai Mujahidin yang mulia jadilah kalian sebagai Sa'ad bin Muadz yang memberikan dukungan dan nushrah kepada para pengemban dakwah, kepada seruan menerapkan Syariah dan Khilafah. Dan in syaa Allah Khilafah akan segera memobilisasi tentara muslimin untuk Jihad fisabilillah dalam waktu dekat untuk membebaskan Palestina dan al Aqsa. Hanya Jihad dan Khilafah solusi satu-satunya hakiki tiada yang lain.
Allah SWT berfirman dalam
QS.At-Taubah: 41
اِنْفِرُوْا خِفَافًا وَّثِقَالًا وَّجَاهِدُوْا بِاَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٤١
Berangkatlah kamu (untuk berperang), baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui
Wallahu a'lam bisshawwab.

No comments:
Post a Comment