Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pesan Peristiwa Isra Miraj

Saturday, February 01, 2025 | Saturday, February 01, 2025 WIB



Oleh : Sri Nawangsih

(Ibu Rumah Tangga) 


Peristiwa Isra' Mi'raj merupakan salah satu mukjizat agung yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. Peristiwa ini terjadi pada bulan Rajab dan diabadikan dalam Al-Qur'an, tepatnya dalam surat Al-Isra' ayat 1:

"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sungguh, Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."


Dalam peristiwa Isra', Nabi Muhammad saw. diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjid al-Haram di Makkah ke Masjid al-Aqsha di Baitul Maqdis (Yerusalem) dalam waktu yang sangat singkat. Di sana, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu, seperti Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa, serta menjadi imam shalat bagi mereka. Setelah itu, dalam peristiwa Mi'raj, beliau dinaikkan ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah SWT.


Peristiwa ini mengandung beberapa pelajaran penting bagi umat Islam:


1. Ketaatan dan Kepatuhan: Perintah shalat lima waktu yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad saw. menunjukkan betapa pentingnya ibadah ini dalam kehidupan seorang Muslim. Shalat menjadi tiang agama dan pembeda antara seorang Mukmin dan kafir. Allah SWT berfirman:

"Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk." (QS. Al-Baqarah [2]: 43)


Rasulullah saw. juga bersabda:


"Sungguh, pembeda antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat." (HR. Muslim)


Dengan melaksanakan shalat secara khusyuk dan konsisten, seorang Muslim akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah:

"Dirikanlah shalat. Sungguh, shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar." (QS. Al-Ankabut [29]: 45)



2. Kepemimpinan dan Perubahan Politik: Peristiwa Isra' Mi'raj juga mengandung isyarat tentang perubahan kepemimpinan dunia. Dengan menjadi imam bagi para nabi di Masjid al-Aqsha, Nabi Muhammad saw. menunjukkan bahwa kepemimpinan umat manusia beralih dari Bani Israil kepada umat Islam. Hal ini menandakan bahwa Islam akan menjadi kekuatan dominan yang membawa rahmat bagi seluruh alam.



3. Keutamaan Masjid al-Aqsha dan Tanah Suci: Perjalanan Nabi Muhammad saw. ke Masjid al-Aqsha menegaskan keutamaan masjid tersebut dan tanah sekitarnya yang diberkahi. Masjid al-Aqsha menjadi salah satu dari tiga masjid yang dianjurkan untuk dikunjungi dalam Islam, selain Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi. Hal ini juga mengingatkan umat Islam akan pentingnya menjaga dan membebaskan Masjid al-Aqsha dari cengkeraman pihak-pihak yang menzalimi.



4. Ujian Keimanan: Peristiwa Isra' Mi'raj menjadi ujian bagi keimanan para sahabat dan umat Islam. Bagi mereka yang beriman, peristiwa ini menambah keyakinan mereka terhadap kebenaran risalah Nabi Muhammad saw. Namun, bagi yang lemah imannya, peristiwa ini menjadi alasan untuk meragukan dan menolak kebenaran Islam. Sikap Abu Bakar ash-Shiddiq yang langsung membenarkan peristiwa ini tanpa ragu menjadi teladan dalam menunjukkan keimanan yang kokoh.




Dengan memahami dan merenungkan peristiwa Isra' Mi'raj, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, memperkokoh keimanan, serta mengambil pelajaran untuk kehidupan pribadi dan sosial. Peristiwa ini juga mengingatkan akan pentingnya menjaga kesucian dan kemuliaan tempat-tempat yang diberkahi Allah, seperti Masjid al-Aqsha, serta berperan aktif dalam mewujudkan kepemimpinan Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.


Wallahu'alam bishawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update