Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

CELIOS Sebut Masyarakat Minim Manfaat dari PSN di Era Jokowi

Saturday, October 26, 2024 | Saturday, October 26, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:35:59Z

Oleh : Sri M Awaliyah

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyebut hasil implementasi Proyek Strategis Nasional disingkat PSN di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi kurang banyak dirasakan masyarakat luas. Dia menyoroti kebijakan hilirisasi yang tidak berkorelasi terhadap kesejahteraan orang banyak. “Jadi sebagian besar daerah-daerah yang basisnya hilirisasi, utamanya nikel dan mineral, itu persentase kemiskinannya berada di atas tingkat kemiskinan nasional. Jadi pertumbuhan ekonominya tinggi, nilai ekspornya tinggi, tapi masyarakatnya miskin,” kata Bhima dalam acara deminasi riset bertajuk Proyek Strategis Nasional: Kepentingan (Si)apa?: Catatan Kritis Implementasi PSN 2016-2024 oleh Nalar Institue yang digelar secara daring pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Dia berpandangan, kurang dilibatkannya pemerintah daerah dalam perencanaan PSN, terutama di kawasan industri, seperti di Morowali dan Konawe mengakibatkan munculnya masalah ganda. Yang pertama, jelas Bhima, adalah dari sisi daya tampung lingkungan yang menimbulkan berbagai permasalahan baru pada aspek kesehatan seperti peningkatan kasus diare dan Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Menurutnya, terdapat peran limbah dalam hal in, yakni limbah dari pabrik industri serta limbah dari masyarakat yang berduyun-duyun datang ke kawasan terkait untuk mencari penghidupan. (bisnis.tempo.com)

Ketika membuat perencanaan PSN seharusnya pemerintah membuatnya secara matang, tidak asal, realistis , dan jangan sampai hanya mengejar pujian dan tepuk tangan. Sebagaimana diketahui rencana PSN tentunya jadi hal empuk untuk disampaikan saat berada di tahun-tahun politik. Oleh karena itu, merencanakan pembangunan PSN harus dilakukan dengan hati-hati dan menyesuaikan dengan kemampuan ekonomi yang ada.

Pembangunan PSN dikebut tetapi hajat hidup rakyatnya masih jauh tertinggal. Masih banyak rakyatnya yang belum memiliki rumah layak huni, akhirnya terjadi jurang pemisah antara PSN yang bagus tidak selaras dengan kondisi masyarakat yang masih hidup terpinggirkan. Infrastruktur yang bagus hanya bisa dinikmati oleh mereka yang memiliki dana lebih untuk menjangkaunya.

Begitulah dampak yang terasa ketika pemerintah hanya mengutamakan pembangunan fisik tanpa memperhatikan pembangunan SDM dan kesejahteraan mereka secara penuh. Yang paling penting dalam membangun infrastruktur peradaban harus didukung dengan sistem ekonomi yang kuat. Karena jika tidak memiliki sistem ekonomi yang kuat pembangunan infrastruktur hanya akan menjebak ke jurang kebangkrutan.

 

Dalam membangun proyek Islam berkorelasi terhadap bangunan peradaban. Islam memandang sains dan teknologi dipelajari untuk meningkatkan hajat hidup umatnya. Begitu juga ketika membangun peradaban, Islam akan mengutamakan dalam mencetak insan yang memiliki kepribadian Islam yang kuat, juga membangun sarana dan prasarana seperti infrastruktur yang menguatkan dan mengukuhkan bangunan iman dan ketakwaan umat. Inilah aspek mendasar yang dimiliki sistem Islam dalam membangun peradaban.

Apabila melihat warisan bangunan peradaban Islam sungguh luar biasa. Sebagaimana contoh infrastruktur peninggalan sejarah Islam telah menjadi saksi bisu kejayaan dan kemajuan Islam. Di jazirah Arab, seperti pembangunan Ka’bah, Masjidilaqsa, Tajmahal di India, Masjid Raya Xi’an di Tiongkok, Masjid Suleiman Istanbul, Jembatan Si-O-Se-Pol di Isfahan Iran, Benteng Agra India, Istana Alhamra di Spanyol, Haghia Shopia di Turki, dan masih banyak lagi.

Pembangunan infrastruktur di zaman kekhilafahan Islam begitu mengagumkan dan bisa disaksikan sampai hari ini. Andai saja Islam memimpin dunia, tentu peninggalan peradaban Islam tersebut tetap menjadi pusat rujukan peradaban Islam tidak beralih fungsi menjadi tempat ibadah agama lain atau hanya sekadar jadi museum. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi hanya dengan menerapkan Islam secara keseluruhan dalam bingkai sistem pemerintahan Islam.

Wallahu ‘alam bishowwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update