Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tren Bunuh Diri, Kesehatan Mental Tergadai

Saturday, August 10, 2024 | Saturday, August 10, 2024 WIB

Oleh: Desi Dian, S.I. Kom

(Aktivis Muslimah)

 

Maraknya kasus bunuh diri menjadi keprihatinan seluruh elemen masyarakat. Fakta ini juga mengindikasikan adanya darurat kesehatan mental generasi. ketidakmampuan mengatasi konflik kehidupan, kondisi terpuruk dan berkubang dalam keputusasaan seolah melegitimasi kematian sebagai solusi permasalahan. Wajar angka kasus bunuh diri kian tinggi. Seiring hidup yang tak lagi dipandang berarti.

 

Hal ini pula yang membuat masyarakat tergerak untuk melakukan upaya pencegahan. Salah satu contohnya, yayasan An Nubuwwah mengadakan acara ruqyah di jembatan Balerang untuk mengurangi kejadian tersebut.

 

Disisi lain, Polres Karimun menggelar rapat koordinasi bersama tokoh agama dan instansi terkait dalam rangka penanganan fenomena bunuh diri yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah tersebut.

 

Tak hanya itu, Angka suicide rate atau tingkat bunuh diri di Bali menjadi yang paling tinggi di Indonesia. Data Pusat Informasi Kriminal Indonesia (Pusiknas) Polri menyebut laporan kasus bunuh diri di Bali sepanjang 2023 angkanya mencapai 3,07. Suicide rate atau tingkat bunuh diri dihitung berdasarkan jumlah kasus bunuh diri dibandingkan dengan jumlah penduduk (cnnindonesia.com, 02/07/2024).

 

Inilah bukti penerapan sistem kapitalisme sekuler yang gagal menjaga kesehatan mental. Sistem ini telah mengeliminasi peran pilar-pilar pembentuk generasi.

 

 

Problem Sistemik yang Terabaikan

Seperti yang dilansir dari laman Amerika foundation for suicude prevention menyebut depresi menjadi penyebab dari hampir semua kasus bunuh diri. Depresi bisa dipicu oleh berbagai sebab, seperti kegagalan pengalaman romantis, persoalan keluarga, genetik mengidap penyakit kronis dan penggunaan obat terlarang.

 

Sistem kapitalis sekuler mengajarkan secara fasih gaya hidup hedonis. Gaya Hedon ini akhirnya diadopsi oleh masyarakat luas. Hingga standar Hedon ini menjadi kiblat baru kehidupan yang membuat standar pencapaian hidup yang tinggi, alhasil jika tidak mampu dipenuhi, membuat generasi menjadi rapuh serta rendah daya juang dan menyerah dengan kondisi kehidupan. Kemudian mereka menjadikan solusi segala persoalan adalah mengakhiri hidup.

 

Islam Solusi Persoalan

Dalam islam, bunuh diri adalah perbuatan yang haram dilakukan. Nyawa setiap manusia begitu dihargai sehingga tidak dibiarkan sia-sia. Karena itu Islam memberikan support sistem terbaik dalam menjaga kesehatan mental dimulai dari kehidupan masyarakat yang tunduk terhadap syariat dengan mengajarkan hakikat penciptaan dan tujuan hidup sejak dini di lingkungan rumah maupun sekolah.

 

Selain itu Amar ma’ruf nahi mungkar senantiasa ditegakkan sehingga ada upaya preventif atas kepedulian sesama manusia.

 

Berbagai langkah perlindungan menyeluruh atas manusia juga dilakukan oleh negara seperti menjamin pemenuhan kebutuhan hidup, sebab hal ini menjadi dalang utama munculnya stress maupun depresi yang terjadi di masyarakat. Kehidupan yang sejahtera serta berkualitas akan menjauhkan masyarakat dari tingkat depresi yang tinggi.

 

Selain itu, negara juga berkewajiban menjaga pemikiran masyarakat agar tidak terkotori pemikiran asing seperti hedonisme sekuler matrealistis.

 

Sinergi antara masyarakat individu dan negara akan menghalangi tumbuhnya kemaksiatan. Karenanya fenomena bunuh diri akan bisa terhenti jika menerapkan aturan syariat Islam Kaffah. Wallahu’alam bi shawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update