Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Infrastruktur untuk Pembangunan Rakyat atau Pribadi?

Saturday, August 03, 2024 | Saturday, August 03, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:40:53Z

Oleh : Fira

(Mahasiswa Telkom)

Bandung memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Namun, hal itu belum ditunjang fasilitas maupun infrastruktur yang memadai. Tia Fitriani, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan contoh aspek yang diperlukan oleh Kabupaten Bandung yaitu pusat perbelanjaan atau Mall yang nantinya para wisatawan dapat berkunjung dan sekalian mampir untuk pergi ke pusat perbelanjaan. Selain itu, terdapat saran bahwa pusat perbelanjaan dapat dijadikan sebagai wadah untuk usaha lokal dengan adanya saran tersebut dapat lebih memperkuat perekonomian lokal. Dengan adanya infrastruktur yang layak maka akan semakin mendorong wisatawan untuk berkunjung ke bandung khususnya di bagian bandung tengah dan selatan.

Faktanya, pengelolaan wisatwan yang akan direncanakan untuk membangun sektor untuk wadah usaha lokal pastinya akan luput dari pengawasan pemerintah. Para pemerintah selalu beralasan untuk meningkatkan ekonomi lokal, nyatanya banyak UMKM yang kurang dalam mendapatkan penghasilan. Bisa jadi karena pajak tempat yang terlalu mahal dan biaya sewa yang kurang memadai. sudah jelas yang paling diuntungkan dengan pembangunan kawasan wisata adalah mereka yang memiliki modal besar. Masyarakat yang tidak mampu wajib ikut menyuarakan hal tersebut untuk menyuarakan pembangunan. Contoh pusat berbelanjaan atau mall yang ada didaerah bojongsoang kab. Bandung selatan yaitu transmart yang sekarang sudah mulai sepi karena semua harga di sana terlalu tinggi, dan tidak sesuai dengan pasar lokal, alih” membangun mall kembali yang dapat merusak alam lebih baik transmart dapat dikelola kembali oleh pemerintah. Maka dari itu, hal tersebut perlu dibenahi kembali mengenai pariwisata yang tidak hanya mementingkan keuntungan tetapi mementingkan masyarakat pun perlu di perhatikan.

Pariwisata dalam asuhan Islam adalah tempat syiar yang efektif karena selain menyodorkan keindahan alam yang itu adalah bukti kemahabesaran Allah Swt., pariwisata pun menjadi tempat untuk memperkenalkan budaya Islam yang cantik dan menawan sehingga para turis akan makin memahami Islam. Oleh karena itu, menjadi penting untuk dipahami oleh umat bahwa menjadikan pariwisata sebagai bagian dari ushlub dakwah bukan hanya berbicara sebatas konsep teknisnya saja, namun lebih dari itu, kita harus membenahi landasan tata kelola negara yang sekuler menjadi Islam agar sektor pariwisata kembali memiliki fungsi utamanya yaitu syiar Islam. Pembangunan infrastruktur di dalam sistem Islam dibangun atas paradigma yang jauh berbeda dengan sistem kapitalisme. Pertama, dalam Islam, penyediaan dan pengelolaan infrastruktur publik merupakan tanggung jawab negara. Arahnya adalah untuk memberikan kemaslahatan umum, bukan malah melayani kepentingan pemilik modal. Regulasinya pun ditetapkan dengan berpijak pada kesesuaian terhadap hukum syarak. Rasulullah saw. bersabda, “Pemimpin yang memimpin rakyat adalah pengurus dan ia bertanggung jawab pada rakyat yang ia urus.” (HR Bukhari).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update