Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mengemban Dakwah Bagai Menggenggam Bara Api

Friday, July 19, 2024 | Friday, July 19, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:42:02Z

Oleh : Nina Iryani S.Pd

Zaman semakin tua renta. Terjadi kemaksiatan merajalela yang beraneka ragam, kebingungan hebat dalam memilih antara hak dan batil sehingga tercampur baur sulit dibedakan, gagap dalam menentukan harus mengikuti ulama yang mana yang istiqomah dijalan Allah Dan meneladani Rasulullah SAW.

Cobaan hidup dan terpaan masalah silih berganti. Komitmen istiqomah dijalan Allah, ketetapan hati untuk betul-betul hijrah, tidak mudah dan penuh godaan sehingga tak sedikit yang berbelok bahkan berbalik menapaki kembali jalan jahiliyyah yang sebelumnya disesali dan berazam untuk ditinggalkan. Na’udzubillah mindzalik.

Sungguh benar apa yang telah Rasulullah SAW sabdakan :

“Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti yang menggenggam bara api.”
(H.R Tirmidzi nomor 2260. Al-Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini Hasan).

Tentu saja, Allah SWT telah jelas berfirman:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
(TQS. Az-Zumar ayat 10).

Kemudian, Rasulullah SAW mengingatkan kita dengan bersabda:

“Akan datang pada kalian semua suatu zaman dimana seorang laki-laki akan dihadapkan pada pilihan antara kondisi ketidakmampuan dan kemaksiatan dimana-mana. Barangsiapa Ang mendapatkan zaman tersebut maka hendaknya dia memilih sebagai pihak yang tertekan daripada harus melakukan tindakan kemaksiatan.”
(H.R Ahmad hadits nomor 7686).

Lalu, Rasulullah SAW memberikan juga peringatan dengan bersabda:

“Teruskanlah olehmu untuk selalu melakukan amar makruf nahi mungkar sehingga engkau akan menyaksikan kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diperturutkan, kehidupan dunia yang diutamakan, serta orang-orang yang terpesona terhadap berbagai pendapat yang dikeluarkannya. Hendaknya kamu bergaul hanya dengan orang-orang yang searah denganmu dan jauhilah orang-orang yang awam. Sebab setelah zamanmu itu akan datang suatu zaman penuh cobaan dimana orang yang memegang teguh agamanya ibarat menggenggam bara api. Ketahuilah saat itu orang yang terus berusaha untuk memegangi agamanya maka pahalanya sama dengan 50 orang yang juga melakukan hal yang sama dari kalian.”
(H.R Abu Dawud, Al-Malahim hadits nomor 4319).

Demikian beratnya hidup di akhir zaman yang penuh kemaksiatan, yang benar dianggap asing, yang salah dibiarkan, judi online offline menjadi permainan yang menggiurkan sehingga tiada habisnya berjalan dari waktu ke waktu dengan jenis yang beraneka ragam, zina dimana-mana, khamr dilegalkan, narkoba tiada henti, kenakalan remaja merajalela, krisis moral melanda Indonesia dan seluruh dunia.

Palestina diserang fisik, Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya dijajah pemikiran melalui food, fashion, fun and film. Halal haram sudah tidak begitu penting, dunia diam membisu saat rakyat Palestina membara.

Hanya Allah SWT yang menetapkan stiqomahkan kita dijalan yang lurus, terus amar makruf nahi mungkar hingga tegak Islam kaffah demi kembalinya kehidupan Islam seperti masa Rasulullah SAW, kembali bersinar, nidzulumati ilannuur. Maka hanya kepadanya kita memohon ditetapkan hati di jalan Islam.

Oleh karena itu, meskipun dunia yang sudah sangat kacau, kita akan tetap teguh dalam mengandalkan solusi terbaik untuk menyelesaikannya adalah Islam kaffah yang jelas mengantarkan pada kesejahteraan di dunia dan bahagia di akhirat.

Wallahu’alam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update