Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kekeringan Bukan Sekedar Fenomena Alam

Wednesday, July 24, 2019 | Wednesday, July 24, 2019 WIB Last Updated 2019-07-23T23:17:22Z
Oleh : Kamila Amiluddin 
(Guru dan Aktivis Dakwah)

Dalam beberapa hari kedepan dikabarkan bahwa  akan mengalami masa kekeringan disejumlah daerah seperti yang dilansir dari SINDONEWS.com “Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara harus bersiap-siap menghadapi kekeringan. Antisipasi urgen dilakukan karena kekeringan yang akan terjadi terbilang panjang dan ekstrem”. (Jumat 5 Juli 2019). 

Banyak faktor penyebab terjadinya kekeringan salah satunya curah hujan yang cukup rendah dibeberapa daerah. Menjadi dampak kurang baik untuk kebutuhan seluruh masyarakat. Karena tidak tersedianya air bersih, sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, berpotensi kemudahan terjadinya kebakaran. 

Indonesia adalah negara yang terus berkembang dan secara perlahan banyak daerah yang awalnya hijau kemudian dibuka dan dalam beberapa tahun setelahnya berubah menjadi tempat hunian dan sejenisnya. Namun justru hal tersebut berakibat buruk karena dapat mengakibatkan bencana kekeringan. Pasalnya, dengan banyaknya pembukaan lahan dan juga mendirikan beton-beton bertingkat di atasnya, maka secara otomatis berkurang pula serapan air hujan dan kandungan air tanah semakin lama semakin hilang karena tidak mendapatkan pasokan lagi. Pembangunan sekuler kapitalistik cenderung rakus dan merusak. 

Alam diciptakan untuk memberikan kebaikan bagi seluruh manusia asal manusia taat dalam memelihara sunnatullah dalam pengelolaan alam.Taat dalam arti memberi manfaat bagi alam dan manusia lainnya, menjadikan diri berpribadi muslihun berbuat kebaikan tidak hanya pada diri sendiri namun berbuat kebaikan untuk yang lain. Berupaya menolong negara agar mampu mencegah musibah contohnya seperti kekeringan yang dialami saat ini dengan cara mengurangi pembangunan-pembangunan infrastruktur yang justru tidak sama sekali membebani bagi masyarakat kalangan bawah dikarenakan dapat mengurangi kandungan air tanah. Jauhkan diri dari sikap yang mufsidun yakni orang-orang yang berbuat kerusakan dimuka bumi, yang tidak mampu menolong sesama justru sebaliknya menambah kesusahan. Apakah ini tidak zhalim? 

Penerapan syariah Islam dalam seluruh aspek kehidupan (pembangunan berbasis aqidah) menjamin kehidupan penuh berkah. Kebaikan alam semesta akan dirasakan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Allah SWT berfirman:

وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰۤى اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَا لْاَرْضِ وَلٰـكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ
"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 96)
×
Berita Terbaru Update