Penulis : Ria Khairiyyah
Siswi MAS Plus Darul Hufadz
Seorang pria bersenjatakan palu godam diperkirakan merusak empat masjid di kota Birmingham, Inggris, dalam aksi beruntun pada Kamis dini hari (21/03). Laporan pertama di terima kepolisian West Midlands, yang membawahi Birmingham dan sekitarnya, pada pukul 02:30 tentang seorang laki-laki yang menghancurkan jendela masjid dengan palu godam di Birchfield Road. Sengaja tabrakkan kendaraan ke jamaah masjid, pria Inggris dihukum seumur hidupKetika non-Muslim di Inggris mengunjungi masjidCerita mahasiswa Indonesia meloloskan diri dari penembakan di masjid Selandia Baru: 'Allah mengarahkan saya' Sekitar 45 menit kemudian, polisi menerima laporan kedua terkait adanya serangan serupa di masjid yang berlokasi di Slade Road, Erdington.
Dua serangan serupa terjadi di masjid yang berada di Aston dan Perry Barr. Unit Antiteror kepolisian Inggris dilibatkan untuk menangani penyelidikan rentetan serangan di empat masjid Birmingham. "Pada tahap sekarang kita belum mengetahui motif serangan tadi malam," jelas Kepala Kepolisian West Midlands, Dave Thompson, Kamis (21/03). "Apa yang dapat saya katakan adalah kepolisian bersama Unit Antiteror berkerja bersama untuk memburu siapa pun yang bertanggung jawab." Pengrusakan empat masjid di Birmingham tersebut terjadi seminggu setelah penembakan dia dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang menyebabkan 50 orang meninggal dunia, termasuk warga Indonesia.
Islam adalah agama yang sempurna, dimana didalamnya islam mengatur hubungan manusia dengan penciptanya, dengan sesamanya, dan dengan dirinya sendiri. Juga bahwa islam adalah agama yang sempurna karna islam menyeru kepada kepada yang ma'ruf atau kebaikan dan mencegah kepada yang mungkar atau keburukan. Disini, dengan adanya penembakan di selandia baru yang terjadi di beberapa waktu dekat ini saat sholat jum'at atau masalah terkait perusakan empat masjid, tempat ibadah kaum muslim, seolah olah islam dijadikan sebagai ketakutan bagi masyarakat yang disebut islamfobia.
Islamfobia ini terjadi dengan sengajanya dengan bertujuan untuk menakuti masyarakat supaya ikut dalam sistem yang mereka emban, yakni sistem yang bukan berasal dari Allah SWT. melainkan hukum yang berasal dari manusia yang jauh dibanding hukum Allah SWT., sang pencipta dan cenderung memaksa untuk melepas apa yang diemban umat islam, mabda/ideologi islam atau mati ditangan mereka. Bahkan islamfobia ini telah terjadi terjadi diseluruh dunia, termasuk diindonesia yang juga menyebabkan sedikit ketakutan dan kontra masyarakan terkait ide khilafah ditengah kaum muslim itu sendiri.
Salah satu cara untuk menghilangkan islamfobia ditengah masyarakat adalah dengan menerapkan hukum islam ditengah masyarakat secara kaafah/sempurna/menyeluruh. Dengan begitu masyarakat akan merasakan sendiri ketika islam diterapkan ditengah masyarakat. Masyarakat akan sejahtera dibawah hukum sang pencipta, Allah SWT. Maka dengan ini masyarakat akan menilai sendiri bahwa islam bukanlah ancaman bagi mereka yang harus ditakuti melainkan sebuah solusi dari berbagai problematika umat dan juga akan membentuk masyarakat yang islami. Aamiin yaallah yarabbal 'alamin.

No comments:
Post a Comment