Penulis : Rita Novita
Ibu Rumah Tangga
Belum lama ini, beredar pemberitaan bahwa telah terjadi Banjir Bandang yang menerjang 9 Kelurahan di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/3) malam, yang telah memakan korban banyak. Badan Penanggulanan Becana (BNPB) hingga Senin 15/3 pukul 15:00 mencatat 79 orang tewas dan 45 korban belum ditemukan serta, lebih dari 4 ribu jiwa terpaksa mengunggsi.
Ditengah terjadinya bencana Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai turut prihati atas kepiluan ini, justru uang Negara Milyaran rupiah dihambur-hamburkan untuk melenggarakan Apel Kebangsaan, disaat musibah menimpa bangsa saya tim Jokowi Berpesta Pora 18 Milyar uang Negara, uang rakyak kecil untuk sebuah acara musik yang dihadiri hanya 2 ribu orang, ujarnya Senin (18/3).
Lagi-lagi penguasa gagal dan lalai dalam memprioritaskan dana untuk rakyat korban bencana, korban Sentani yang jelas jelas sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan seakan pemerintah dan penguasa tidak mau berpikir keras ataupun ambil pusing terhadap solusinya.Hilangnya nilai kemanusiaan untuk menyelamatkan rakyat yang terkena bencana, dan memprioritaskan penghamburan uang yang tidak ada hubungan nya dengan kehidupan rakyat.
Oleh karena itu, hanya sistem Islam yangmampu memberikan solusi, karena sistem Islam mempunyai penyelesaian secara tuntas tehadap bencana dengan pengelolaan dana yang optimal ( Prioritas Dalam Pengguna Dana) akan menyelamatkan kehidupan rakyat agar lebih baik dan mensejahterakannya, yakni sistem Islam dibawah naungan Khilafah Islamiyah.
Wallahu’alam bi shawwab.
No comments:
Post a Comment