LIMO KAUM - Menurut Camat V Kaum Afrizal anggaran di 5 nagari sebesar Rp. 19.5 Milyar dengan Realisasi Rp. 14,4 Milyar atau 74 persen. Permasalahan  yang ada, kata Camat, terlambatnya regulasi-regulasi tentang keuangan nagari, belum maksimalnya pelimpaham sebagian kewenangan bupati kepada camat, minimnya anggaran yang tersedia di kecamatan dan kurangnya aparatur di kecamatan.

Sementara usulan prioritas 2020  bidang fispra meliputi pembangunan jalan Sirona-Sungai Jambu, kelanjutan rabat betin jalan lingkar Nunang-IAIN - Parambahan, pembukaan jalan dari Simpang Tigo Silabuak-Sitakuak-IAIN sampai Sonti Guguak.

Untuk bidang ekonomi, urai Camat, pengadaan alat dan mesin pertanian, pembangunan jalan baringin ke kubu rajo, pembuatan irigasi dari sawah pulai-kapalo Sonek.

Bidang sosial budaya, pembangunan pagar dan pengecoran halaman SDN 12 Parambahan, rehabilitasi lap bola kaki piliang, pembangunan pagar GOR Puskesmas Lima Kaum 2, Pembangunan GOR Balai Labuah Ateh. Potensi air di Tabek Laweh perlu dibangun jaringan irigasi sehingga manfaatnya dirasakan hingga ke nagari Baringin, jelas Camat.

Menurut anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar Hafitrizal harus dipahami bahwa anggaran dalam APBD memiliki keterbatasan jumlah, sehingga pembangunan didukung oleh APBN, APBD Provinsi dan dana lainnya.

Ditambahkan Wabup Zuldafri Darma mengatakan perlu ada komunikasi dan koordinasi yang baik antara tim kabupaten dengan peserta musrenbang untuk harmonisasi.

Anggaran yang sampai ke nagari cukup besar dalam beberapa tahun terakhir ke semua sektor, pendidikan, pertanian dan lainnya.

Catatan khususnya apakah sudah memberi pengaruh siginifikan terhadap bidang-bidang tersebut, contoh pembangunan bidang pertanian, seberapa besar pengaruhnya terhadap kemajuan pertanian.

Salah satu kuncinya perencanaan harus baik, perencanaan separo keberhasilan, jika tidak baik berarti turut merencanakan kegagalan, jelas Wabup.

Acuannyo harus mengacu pada RPJMD sesuai target pertahun, anggaran di nagari-nagari termasuk kecamatan harus mendukung pencapaian visi misi Bupati dan Wabup.
Buat program dan kegiatan menjawab permasalahan yang ada di nagari-nagari, sehingga bersifat solusi bukan kegiatan yang tidak sinkron dengan masalah yang ada, urai Wabub.

Rencana pembangunan jalan dua jalur dari Simpang Rawang sampai Simpang Manungggal, mohon dukungan masyarakat dan diminta Camat, WN, Tokoh masyarakat bisa meyakinkan masyarakat dan ini akan merubah wajah kota Batusangkar semakin baik.

Rencana pembangunan  wahana permainan air di Parambahan jenis wisata yang belum ada di tanah datar patut didukung  untuk mendukung peningkatan pariwisata, harapnya.

Dihadiri Wabup Zuldafri Darma, Ketua Tim 2 / Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Zulkifli SR, Tim Pembina Musrenbang, Forkompinca, Anggota DPRD Dapil IV Hafitrizal dan Donna, IAIN Batusangkar, Manajemen Hotel Emersia, BUMN/D.
 
Top