Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penganggaran Bansos Kematian Pada APBD-P

Wednesday, August 06, 2014 | Wednesday, August 06, 2014 WIB Last Updated 2014-08-19T00:41:53Z
Nusantaranews ~ Janji-janji bantuan sosial dana kematian yang dilontarkan pasangan Mahyeldi-Emzalmi saat kampanye kemaren dinilai banyak nuansa politisnya, ini dikatan Yendril saat diwawancarai di gedung DPRD kota Padang Sawahan Rabu (6/8) terkait penganggaran bantuan sosial kematian bagi warga kurang mampu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2014.

“tujuan Mahyeldi-Emzalmi melontarkan janji tersebut hanya ingin meraup suara semata, ini sangat kental sekali nuansa politisnya”, cakap Yendril saat dimintai konfirmasinya setelah mengambil sumpah jabatannya sebagai anggota dewan terpilih untuk kedua kalinya.

Ia mengatakan, walau pada saat pilkada kemaren Mahyeldi-Emzalmi menjanjikan santunan kematian bagi warga Kota, tanpa mensyarakatkan warga kurang mampuatau bukan, namun kami selaku wakil rakyat melihat persoalan ini secra realistis. Bansos kematian mestinya khusus bagi warga kurang mampu saja, sehingga tujuan pemberian bansos itu tercapai sesuai sasaran.

Osman Ayub senada menegaskan, pihaknya akan meminta Pemerintah Kota Padang melampirkan surat persetujuan BPK RI terkait penganggaran ini, tuhuannya agar tidak menimbulkan polemik dikemudian hari.

"Bansos itu diberikan kepada orang yang masih hidup, bukan orang yang sudah meninggal. Kalau tetap juga dipaksakan, maka kita minta surat persetujuan BPK RI dilampirkan Pemko dalam usulan penganggarannya. Dan kemaren surat itu sudah saya minta," ungkapnya. (mond)
×
Berita Terbaru Update