By : Mila Sari, S. Th. I
Penulis, Pegiat Opini dan Pendidik Generasi Gemilang

Islamophobia ialah suatu sikap membenci Islam, yang banyak ditunjukkan oleh orang-orang kafir kepada kaum muslimin. Baik itu bahasa, simbol-simbol, syi'ar-syi'ar dan apapun yang ada dalam tubuh kaum muslimin serta ajaran agama Islam nan mulia. 

Belakangan kasus islamophobia semakin menjadi-jadi dan bahkan sulit diterima oleh akal pikiran yang jernih. Yaitu, kasus yang menimpa beberapa siswa SMA di salah satu sekolah di Sukabumi. Tentu kasus ini kembali menggoreskan luka di hati kaum muslimin yang ada di tanah air. Ini bukanlah kasus yang pertama menghancurkan perasaan kaum muslimin. Sebelumnya sudah ada beberapa kajian keislaman yang dibubarkan dengan alasan pemateri atau tema kajiannya mengandung unsur radikal.

Sedih, pasti. Sebab perkara agama dan ajarannya merupakan perkara yang sangat sensitif dalam pribadi setiap insan. Saat kita dihina, dilecehkan, dibully dan diperlakukan dengan perlakuan buruk lainnya, mungkin kita bisa saja terima. Namun saat ajaran agama yang dideskreditkan, tentu rasa marah di dalam dada akan jauh lebih bergelora.

Sesungguhnya Allah Swt telah menjelaskan pada kita, lewat kalam-Nya yang mulia: "Sungguh, telah nyata kebencian di mulut mereka dan apa yang tersembunyi dalam hati mereka, tentu lebih jahat lagi." (Qs. Ali - Imran: 118)  

Apa yang mereka tampakkan merupakan ekspresi dari bentuk kebenciannya terhadap Islam dan kaum muslimin. Tentu apa yang mereka sembunyikan lebih parah lagi dari apa yang mereka nyatakan.

Sementara rasa benci ketika Islam dan kaum muslimin dihinakan, marah saat syiar-syiar agama dilecehkan, ini semua merupakan bukti kecintaan kepada Islam dan kaum muslimin. Begitulah sifatnya iman, tak bisa disembunyikan meski berusaha ditutupi. Meminta untuk diekspresikan dan dialirkan pada yang lain. Ini sesuai dengan perintah Allah Swt yang tercantum dalam Alquran :
" Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagi kalian." (QS. Al-Baqarah : 208)

Syariat Islam telah mengatur secara rinci dan detail setiap inci kehidupan manusia, mulai dari bangun tidur sampai bangun negara, tidak ada yang luput dari pengaturan Islam. Wajib bagi kita sebagai seorang muslim untuk memahami setiap ajaran Islam. Hal ini sebagai sebuah kewajiban, juga sebagai suatu kebutuhan yang mesti kita dapatkan dalam mengarungi kehidupan ini agar kita tak terseret gelombang yang membawa kehancuran.

Selain itu agar kita terhindar dari islamophobia yang segaja diaruskan oleh musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan kaum muslimin. Itulah salah satu jeratan yang akan membawa kita ke lembah kehinaan. Yang tidak lagi memahami hakikat penciptaan dan tujuan hidup, sehingga abai dalam menjalankan perintah dan larangan Allah Swt. Serta tak lagi mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah menurut standar yang benar dalam melakukan suatu perbuatan.

Itulah urgensi memahami Islam dengan mempelajarinya secara intensif, agar kita bisa melihat fakta secara mendalam dan memecahkan segala macam problematika yang ada di tengah manusia hanya dengan Islam saja. Kaji, pahami, dakwahkan pada sesama. Agar terbentuk suatu masyarakat islami yang memiliki perasaan, pemikiran dan aturan yang sama dengan mewujudnya Daulah Islam yang sempat terhenti pelaksanaannya. Yang dengannya syariat  dapat berjalan secara sempurna di dalam negara Daulah serta kewajiban dakwah dan jihad ke luar wilayah Daulah dapat pula terlaksana kembali.

Wallahu a'alam bishsowab
 
Top